DEPOK, INDORAYA TODAY – Anggota DPRD Kota Depok, Binton Nadapdap, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperkuat edukasi serta pengawasan sebagai langkah pencegahan penyebaran HIV/AIDS di Kota Depok.

Hal tersebut disampaikan Binton menyusul meningkatnya jumlah kasus HIV di Kota Depok sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, terdapat 435 kasus baru HIV dari 63.429 warga yang menjalani pemeriksaan selama tahun 2025.

“Peningkatan angka ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi melalui edukasi dan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai memiliki kerawanan,” ujar Binton usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Depok, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan hingga masyarakat.

Binton menilai, penguatan edukasi menjadi salah satu langkah penting dalam memutus rantai penyebaran HIV/AIDS, khususnya di kalangan generasi muda.

Ia mendorong Dinkes Kota Depok untuk lebih masif memberikan sosialisasi dan literasi kesehatan di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi.

“Edukasi harus terus diperkuat agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik terkait bahaya HIV/AIDS serta pentingnya pola hidup sehat,” katanya.

Selain edukasi, Binton juga meminta adanya pemetaan dan pengawasan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai rawan terhadap potensi penyebaran penyakit menular.

Menurut dia, perkembangan kawasan hunian seperti apartemen dan rumah kos perlu dibarengi dengan sistem pendataan dan pengawasan yang optimal.

“Pemerintah perlu memiliki data yang baik sebagai dasar dalam menentukan langkah pencegahan dan pengendalian,” ungkapnya.

Binton menambahkan, evaluasi berkala terhadap program penanggulangan HIV/AIDS juga penting dilakukan agar program yang berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ia berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dalam upaya menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Kota Depok.

BACA JUGA:  PP Pengupahan Baru Diteken, Presiden Prabowo Pastikan UMP 2026 Lebih Berkeadilan

“Penanganan HIV/AIDS membutuhkan kolaborasi semua pihak. Dengan edukasi yang kuat dan pengawasan yang baik, diharapkan angka kasus dapat ditekan,” tutupnya.

Sebagai informasi, hingga akhir tahun 2025 tercatat sebanyak 1.701 Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Depok menjalani pengawasan dan terapi Antiretroviral (ARV). (Ihsan Ramdhani)