INDORAYATODAY.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan percepatan Program Listrik Desa (Lisdes) sebagai kebijakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menargetkan, seluruh desa di Indonesia sudah menikmati listrik 24 jam penuh pada masa jabatan periode pertama Prabowo-Gibran.

“Kami akan melistriki sekitar 5.700 desa atau kelurahan, ditambah 4.400 dusun, dengan total kurang lebih 10.068 titik,” kata Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM, Senin (11/8).

Bahlil menambahkan, rencana ini sudah dibahas dengan Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan untuk memastikan ketersediaan pendanaan.

Dia juga menceritakan pengalaman pribadinya yang tumbuh tanpa listrik sebagai motivasi.

“Saya lahir di desa yang tidak ada listriknya. Saya tidak ingin apa yang saya rasakan di masa kecil terjadi pada generasi berikutnya,” ujarnya.

Program Lisdes merupakan penugasan pemerintah kepada PT PLN (Persero) untuk membangun jaringan listrik di pelosok desa. Hingga akhir 2024, sebanyak 83.693 desa dan kelurahan telah dialiri listrik.

Selain itu, Kementerian ESDM juga menyalurkan 367.212 sambungan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk rumah tangga tidak mampu sejak 2022.

BACA JUGA:  Prabowo Dukung Papua Nugini Gabung ASEAN, Seskab: Akan Perkuat Pengaruh dan Stabilitas Kawasan