Metro, Lampung – Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) berhasil memberikan dampak signifikan bagi penguatan ekonomi sirkular berbasis pengolahan sampah organik di Kota Metro. Kegiatan ini merupakan bagian dari hibah DRTPM Tahun 2025 dengan nomor kontrak 119/C3/DT.05.00/PM/2025, yang dilaksanakan oleh tim dosen UML tahun 2025.

Tim pelaksana diketuai oleh M. Sholihin, M.Pd.I, dengan anggota dosen Sri Suryani, S.Kom., M.T dan Immawati Asniar, M.I.Kom, menyasar Bank Sampah Induk (BSI) Nusa sebagai mitra utama dalam penerapan teknologi tepat guna dan strategi pemasaran digital.

Dalam kegiatan ini, tim berhasil mendesain dan menyerahkan dua inovasi teknologi, yaitu mesin panen maggot otomatis dan pembubur maggot, untuk meningkatkan efisiensi produksi budidaya maggot yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Bersamaan dengan itu, pelatihan dilakukan dalam dua tahap: pelatihan teknis penggunaan alat serta pelatihan pemasaran digital yang mencakup branding, media sosial, dan strategi distribusi produk.

Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan: volume produksi maggot dan daya simpan meningkat, waktu panen berkurang setengahnya, Program ini juga mendorong pembentukan kelompok penggerak internal (champion group) di kalangan relawan muda BSI Nusa, yang kini siap mengelola produksi secara mandiri dan menjadi pelatih sebaya bagi komunitas lain.

Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menjadi katalisator perubahan berbasis teknologi dan digital yang inklusif dan berkelanjutan

BACA JUGA:  Konservasi Berbuah Kesejahteraan: Dana Imbal Jasa Lingkungan Sentuh Warga Desa