DEPOK, INDORAYA TODAY – Wali Kota Depok, Supian Suri, mengajak seluruh masyarakat Kota Depok untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Temu Kangen Gerindra Kota Depok dan Tasyakuran Milad ke-74 Presiden RI, Prabowo Subianto, yang digelar oleh DPC Partai Gerindra Kota Depok di wilayah Sawangan, Sabtu (18/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Supian Suri menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus DPC, PAC, dan kader Partai Gerindra. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Depok.

“Hari ini saya bersama Ketua DPC Partai Gerindra Depok, Sekjen Gerindra Deppk, serta seluruh jajaran pengurus dan kader bisa silaturahim, temu kangen, sekaligus bersyukur atas hari ulang tahun Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Supian Suri.

Supian berharap Presiden Prabowo Subianto selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan kekuatan dalam memimpin Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok siap mendukung setiap kebijakan dan program nasional yang dijalankan pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah, apa yang menjadi cita-cita beliau akan kami dukung penuh. Pemerintah Kota Depok siap bersinergi dan memastikan setiap program berjalan baik di tingkat daerah, khususnya di Kota Depok,” katanya.

Menurut Supian, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci penting dalam mencapai tujuan besar bangsa, termasuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan Indonesia Emas 2045. Untuk itu, ia mengajak seluruh warga Depok untuk tetap kompak dan bekerja sama dalam membangun daerah.

“Momen hari ini menjadi ajang kebersamaan kita. Mari kita rajut semangat yang sama, tujuan yang sama, dan bahu-membahu mewujudkan cita-cita masyarakat Kota Depok yang Maju, Jawa Barat Istimewa, dan Indonesia Emas 2045,” tuntasnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Supian Suri Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi