DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi. Salah satu upaya strategis yang tengah dilakukan adalah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) sebagai lembaga khusus yang menangani kebencanaan secara lebih terarah dan maksimal.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan bahwa proses pembentukan BPPD tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi di musim penghujan. Saat ini, penanganan bencana masih berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

“Kita sudah menginisiasi untuk pemecahan perangkat daerah, dari Damkar yang masih terkait dengan bencana, untuk membangun sendiri BPPD. Insya Allah ini dalam proses, sehingga kita akan lebih maksimal mengantisipasi kondisi-kondisi yang tidak kita inginkan,” ujar Supian Suri di Balai Kota, Rabu (29/10/2025).

Selain memperkuat struktur organisasi, Supian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor atau banjir. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana.

“Saya tetap meminta kepada seluruh masyarakat Kota Depok untuk tetap waspada pada posisi atau lingkungannya masing-masing, menjaga kemungkinan-kemungkinan yang kita tidak inginkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah menetapkan status siaga darurat bencana untuk 27 kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Depok. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

Dengan penetapan status tersebut, Pemkot Depok berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat respons tanggap darurat, dan menyiapkan sumber daya manusia serta sarana-prasarana yang dibutuhkan.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Akan Aktifkan Siskamling di 928 RW

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat memperkecil dampak bencana serta menjaga keselamatan dan kenyamanan warga selama musim hujan berlangsung.