DEPOK, INDORAYA TODAY – Komisaris Utama (Komut) PT Tirta Asasta Depok, Nina Suzana, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan milik daerah yang ia pimpin. Menurutnya, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tahun untuk memastikan kualitas pelayanan terus berkembang.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pelanggan. Kami akan melakukan evaluasi secara berkala minimal setahun sekali. Evaluasi setiap lima tahun itu terlalu lama,” ujar Nina Suzana, dikutip dari situs resmi PT Tirta Asasta, Selasa (18/11/2025).

Di usia ke-14 tahun, PT Tirta Asasta bertekad untuk terus melakukan perbaikan di semua lini. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan dan memperbaiki proses internal perusahaan.

“PT Tirta Asasta harus naik kelas, naik manfaat, dan naik kapasitas. Insya Allah, ini bisa terpenuhi oleh seluruh pegawai Tirta Asasta, yang memiliki semangat luar biasa,” kata Nina, optimis.

Nina juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kolaborasi antar pegawai untuk mengatasi tantangan yang ada. Dalam menghadapi masa depan, ia mengungkapkan PT Tirta Asasta memiliki target besar pada tahun 2026 untuk mencapai 120 ribu pelanggan.

“Kami berharap pelanggan yang ada saat ini tidak hanya dipertahankan, tapi juga ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Tirta Asasta, M. Olik Abdul Holik, mengungkapkan bahwa perusahaan mengalami peningkatan kinerja yang signifikan, termasuk penurunan tingkat kebocoran air dan pencapaian laba yang diproyeksikan mencapai Rp 33 miliar pada tahun ini. Namun, ia juga menambahkan bahwa pada tahun depan laba diperkirakan sedikit menurun seiring dengan rencana perusahaan untuk masuk ke pasar modal yang membutuhkan biaya lebih besar.

Olik berharap momentum ulang tahun ke-14 ini bisa menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh jajaran PT Tirta Asasta untuk mencapai target. “Perusahaan menargetkan penambahan 10 ribu sambungan baru, dengan harapan jumlah pelanggan di akhir tahun mencapai 120 ribu sambungan,” ujarnya optimistis.

BACA JUGA:  Ngopi Kamtibmas Jadi Bukti Polisi dan Masyarakat Depok Satu Suara Jaga Keamanan