DEPOK, INDORAYA TODAY – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Edi Masturo, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan tambahan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tahun 2026. Dorongan ini ia sampaikan saat meninjau langsung progres pembangunan RTLH di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Jumat (28/11/2025).

Edi menyebut, kebutuhan perbaikan rumah warga tidak bisa ditunda karena menyangkut keselamatan dan kondisi darurat yang harus segera ditangani. Ia menegaskan, pengusulan tambahan kuota RTLH tahun 2026 menjadi prioritas agar lebih banyak warga yang bisa merasakan manfaat program tersebut.

“Alhamdulillah program aspirasi untuk RTLH sedang proses pekerjaan, yang Insya Allah selesai tepat waktu,” ujar Edi Masturo di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, tahun ini terdapat 32 unit RTLH yang telah direalisasikan dan tersebar di tiga kelurahan, yakni Rangkapan Jaya Baru, Rangkapan Jaya, dan Mampang. Seluruhnya, kata Edi, dilaksanakan sesuai mekanisme serta diarahkan untuk warga yang benar-benar membutuhkan.

“Untuk tahun ini sebanyak 32 RTLH yang kita realisasikan. Tersebar di tiga kelurahan. Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Rangkapan Jaya, dan Kelurahan Mampang,” tambahnya.

Edi memastikan, pihaknya kembali mengusulkan program serupa untuk tahun 2026 karena sifatnya yang mendesak dan berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Menurutnya, perhatian terhadap hunian layak adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap warga yang berada pada kondisi rentan.

“Jadi untuk tahun 2026, kita usulkan lagi karena memang sifatnya emergency, tanggap darurat, kita akan bantu,” tegasnya.

Edi Masturo juga menekankan bahwa pengawasan di lapangan terus dilakukan agar seluruh pengerjaan berjalan efektif dan tepat sasaran. Dirinya berharap, tambahan kuota RTLH tahun depan dapat semakin memperluas jangkauan manfaat bagi warga Depok.

BACA JUGA:  Edi Masturo Apresiasi Gerakan Pangan Murah di Depok, Dinilai Bantu Stabilkan Harga Jelang Ramadhan