DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit di tengah cuaca ekstrem yang tidak menentu. Perubahan suhu yang cepat antara panas dan hujan dinilai dapat memicu menurunnya daya tahan tubuh dan meningkatkan potensi penularan penyakit musiman.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, menegaskan pentingnya menjaga kondisi tubuh tetap bugar melalui pola makan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, dan istirahat yang teratur.

“Daya tahan tubuh yang baik menjadi kunci agar tidak mudah terserang flu, batuk, dan pilek,” ujarnya, saat ditemui di Balai Kota, Jumat (5/12/2025).

Selain penyakit musiman, Mary juga menyoroti ancaman penyakit yang ditularkan melalui vektor, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya. Menurutnya, kondisi cuaca yang berubah-ubah menciptakan lingkungan ideal bagi perkembangbiakan nyamuk.

Dinkes Depok meminta warga untuk tidak lengah dan secara rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Langkah ini dinilai efektif memutus siklus hidup nyamuk dan mencegah potensi lonjakan kasus.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan tidak ada genangan air di lingkungan rumah. Upaya kecil ini sangat berpengaruh dalam mencegah penyebaran penyakit,” kata Mary.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan keluarga dalam memantau kondisi kesehatan anggota rumah di tengah cuaca ekstrem. Gejala demam tinggi, nyeri otot, atau tanda-tanda DBD harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Dinkes Depok memastikan telah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk monitoring kasus penyakit serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. “Kami terus memantau kondisi di lapangan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan,” ungkap Mary.

Dengan cuaca yang masih sulit diprediksi, Dinkes Depok berharap masyarakat tetap waspada dan disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Awasi Ketat SPBU Jelang Nataru, Begini Hasilnya