INDORAYATODAY.COM – Wilayah Depok, yang berada di selatan Jakarta, diketahui berada di atas jalur sesar aktif yang dinamakan Depok blind thrust. Sesar ini merupakan segmen dari sistem West Java back-arc thrust yang berpotensi menjadi sumber gempa.
Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Sonny Aribowo, menjelaskan sesar ini memiliki karakteristik patahan naik yang tidak tampak langsung di permukaan.
Berikut penjelannya;
1. Jalur dan Kecepatan: Sesar Depok blind thrust membentang dari kawasan Universitas Indonesia (UI) ke arah barat Depok hingga mendekati Sungai Cisadane, dengan panjang perkiraan sekitar 25 kilometer.
Sesar ini bergerak dengan kecepatan relatif lambat, yakni 3,2 mm per tahun, namun dikategorikan aktif (bergerak setidaknya sekali dalam 11.000 tahun).
2. Potensi Gempa: Secara teoritis, sesar ini berpotensi memicu gempa dengan kekuatan hingga Magnitudo 6,9. Meskipun demikian, data potensi magnitudo ini masih bersifat tentatif dan terus dikaji.
3. Pentingnya Mitigasi: Pemahaman mengenai jalur sesar ini sangat penting sebagai dasar mitigasi bencana di wilayah padat penduduk.
Terutama karena secara historis, wilayah sekitar Jakarta pernah mengalami gempa besar (seperti tahun 1699, 1780, dan 1834) yang mungkin terkait dengan patahan aktif di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan