INDORAYATODAY.COM – Indonesia dan Pakistan sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan dukungan bersama bagi perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina melalui implementasi solusi dua negara.
Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam rangkaian pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan para pemimpin Pakistan, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif, pada Selasa (9/12/2025).
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengungkapkan bahwa konsultasi intensif antara kedua negara didasari oleh posisi Indonesia dan Pakistan sebagai anggota Grup New York.
Kelompok ini, yang menggelar pertemuan antara Juli hingga September 2025, telah menghasilkan “Deklarasi New York” yang secara tegas mendorong segera dicapainya solusi dua negara dan gencatan senjata.
“Pakistan dan Indonesia termasuk dalam Grup New York, jadi konsultasi itu terus dilakukan bersama. Tentu saja kita semua, tujuan akhirnya adalah solusi dua negara yang menurut kita sama-sama merupakan sebuah syarat logis terciptanya perdamaian di wilayah tersebut,” jelas Menlu Sugiono usai mendampingi Presiden Prabowo dalam jamuan makan malam dengan Presiden Asif Ali Zardari di Hotel Marriot Islamabad.
Dalam pertemuan dengan PM Shehbaz Sharif di pagi harinya, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan kembali komitmen teguh Indonesia terhadap isu Palestina.
“Kami tidak akan goyah dalam mendukung solusi dua negara di Palestina,” tegas Presiden Prabowo.
Kepala Negara turut menyebut bahwa Menteri Luar Negeri kedua negara telah berhubungan erat untuk mengoordinasikan kebijakan terkait situasi di Gaza.
“Kami juga sedang mengoordinasikan kebijakan luar negeri kami, karena kami memiliki pendirian dan prinsip yang sama. Terutama terkait Palestina, khususnya Gaza, para menteri dan menlu kami saling berhubungan erat, dan kami akan selalu mempertahankan pendirian yang sama dalam hal ini,” tambahnya.
Selain isu Palestina, Menlu Sugiono juga menyebut bahwa kedua pemimpin turut membahas perkembangan terkini mengenai resolusi Dewan Keamanan PBB dan isu-isu internasional terkait.
Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Islamabad yang berlangsung pada 8-9 Desember 2025, merupakan bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Pakistan.

Tinggalkan Balasan