INDORAYATODAY.COM, BOGOR – Kepolisian memprediksi puncak arus balik kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada libur Tahun Baru 2026 tidak terjadi dalam satu hari. Arus kepulangan wisatawan diperkirakan akan terbagi dalam beberapa hari ke depan hingga awal Januari.

Prediksi tersebut disampaikan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (01/01/2026) malam.

Menurut Wikha, puncak arus balik wisatawan menuju arah Jakarta tidak hanya diperkirakan terjadi pada 1 Januari 2026. Ia menyebut, kepadatan kendaraan justru berpotensi tersebar hingga beberapa hari setelah Tahun Baru.

“Jadi puncak arus kembali ke arah Jakarta, puncak arus kembali liburan saya perkirakan tidak hanya terjadi besok di tanggal 1 (Januari). Namun mungkin akan terbagi di tanggal 1, 2, 3, dan 4,” ujar Wikha kepada wartawan.

Ia menjelaskan, salah satu indikator utama yang menjadi dasar prediksi tersebut adalah tingkat okupansi hotel di kawasan Puncak. Berdasarkan pemantauan kepolisian, tingkat hunian hotel di wilayah tersebut masih cukup tinggi sejak sepekan terakhir dan diperkirakan bertahan hingga 4 Januari 2026.

“Okupansi hotel cukup tinggi, di atas 60 persen sejak pekan lalu hingga tanggal 4 Januari,” ungkapnya.

Selain tamu hotel, arus kendaraan juga dipengaruhi oleh wisatawan harian yang datang dan pergi di waktu berbeda, serta berbagai aktivitas masyarakat yang masih berlangsung di kawasan Puncak selama masa libur.

Wikha menambahkan, kondisi tersebut membuat proses kepulangan wisatawan tidak berlangsung serentak. Menurut dia, tidak banyak wisatawan yang langsung melakukan check out pada 1 Januari, melainkan secara bertahap hingga akhir pekan.

“Jadi masyarakat masih melaksanakan liburan. Tidak hanya yang tanggal 1, tidak banyak yang check out, check out-nya mungkin akan berangsur sampai tanggal 4 nanti di hari Minggu,” katanya.

BACA JUGA:  Camat Mustakim Kerahkan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Natal di Pancoran Mas

Sementara itu, selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025, kepolisian mencatat volume kendaraan yang melintas di Jalur Puncak tergolong tinggi. Rata-rata jumlah kendaraan mencapai sekitar 55.000 unit per hari, baik dari arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya.

Adapun puncak volume kendaraan tertinggi tercatat terjadi pada 27 dan 28 Desember 2025, dengan jumlah kendaraan melampaui 60.000 unit per hari.

Dengan pola libur yang tidak seragam dan tingkat hunian hotel yang masih tinggi, kepolisian memprediksi arus balik Jalur Puncak pada libur Tahun Baru 2026 berlangsung bertahap hingga 4 Januari. Kondisi ini menjadi perhatian aparat dalam pengaturan lalu lintas agar kepadatan dapat dikendalikan. ***