DEPOK, INDORAYA TODAY – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu di Kota Depok kian nekat. Kali ini, seorang remaja berusia 16 tahun diduga diperalat untuk menjadi kurir dengan modus “tempel” di fasilitas umum.

Remaja berinisial MS (16) diamankan warga saat hendak meletakkan paket sabu di sebuah tiang listrik di RW 11, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Sabtu (17/1/2026). Dari tangan MS, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang telah dibungkus plastik.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengungkapkan, aksi tersebut diduga melibatkan dua orang. Satu pelaku lainnya berinisial JH hingga kini masih dalam pencarian.

“Pelaku ada dua orang, JH belum tertangkap dan MS sudah diamankan warga. Dari MS ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu,” ujar Made, dikonfirmasi, Minggu (18/01/2026).

Menurut Made, MS masih berstatus di bawah umur sehingga penanganan perkara dilakukan dengan prosedur khusus. Saat ini, proses penyidikan masih berjalan.

“MS masih di bawah umur dan saat ini masih dalam proses penyidikan,” tegasnya.

Sebelumnya, warga RW 11 Kemirimuka dibuat resah oleh aksi mencurigakan seorang remaja yang tertangkap tangan hendak menempelkan paket sabu di tiang listrik. Peristiwa itu langsung ditangani aparat gabungan TNI dan Polri.

Aksi tersebut pertama kali viral setelah diunggah akun Instagram @depok24jam pada Sabtu (17/1/2026). Dalam video yang beredar, terlihat terduga pelaku sudah diamankan petugas untuk dibawa ke kantor polisi.

“Pelaku diamankan di RW 11 saat diduga hendak meletakkan atau menempelkan sabu yang dibungkus plastik di tiang listrik,” tulis narasi unggahan tersebut.

Dalam video itu pula, seorang anggota Bhabinkamtibmas yang didampingi Babinsa memberikan peringatan keras kepada masyarakat Depok, khususnya para orang tua, agar lebih waspada terhadap peredaran narkoba yang kini menyasar remaja.

BACA JUGA:  Supian Suri Dinilai Berhasil Hadirkan Iklim Toleransi di Kota Depok

Petugas menyebut, para bandar kini menjadikan anak-anak muda sebagai kurir dengan iming-iming uang agar terhindar dari jerat hukum berat.

“Kalau disuruh, dibayar sejuta kek, jangan mau ya. Bocah kecil sekarang diperalat,” ujar petugas dalam video tersebut.

Ia menegaskan, pola peredaran narkoba di Depok semakin mengkhawatirkan karena melibatkan generasi muda sebagai ujung tombak distribusi.

“Bocah-bocah sekarang sudah dimasukkan untuk menyebarkan narkoba,” katanya.

Saat ini, MS telah dibawa ke Polsek Beji untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara polisi memburu pelaku lain yang diduga menjadi pengendali jaringan sabu tersebut.