DEPOK, INDORAYA TODAY – Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrik Tangke Allo (HTA), mengapresiasi program Wisata Keberagaman yang masuk dalam menu mandatory Dana RW Rp300 juta per tahun. Program tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa Kota Depok semakin inklusif di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri.

HTA menyebut, Wisata Keberagaman merupakan langkah strategis yang menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam membangun Depok sebagai kota yang toleran dan terbuka bagi seluruh warganya.

“Ada satu hal yang menarik, yakni wisata keberagaman. Program ini menunjukkan bahwa Kota Depok semakin inklusif di bawah kepemimpinan Pak Supian Suri,” ujar HTA saat ditemui di Gedung KONI Depok, Senin (2/2/2026).

Menurut HTA, sejak sebelum pemilihan kepala daerah, Supian Suri telah memiliki visi dan misi yang jelas untuk menciptakan Depok sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.

“Dari kami di PDI Perjuangan, tentu ini patut diapresiasi. Pak Supian Suri sejak awal sudah punya niatan dan visi menjadikan Depok sebagai kota yang toleran,” ungkapnya.

HTA menegaskan, visi tersebut tidak berhenti sebatas janji politik. Setelah terpilih, Supian Suri dinilai mampu membuktikannya melalui program nyata yang dirancang secara sistematis dan terkoordinasi.

“Setelah beliau terpilih, ini bukan hanya janji. Dibuktikan melalui program yang dibuat, dikoordinasikan dengan seluruh pihak, hingga akhirnya Wisata Keberagaman bisa terlaksana,” tegas HTA.

Ia menilai, masuknya Wisata Keberagaman sebagai menu mandatory dalam Dana RW menunjukkan keseriusan Pemkot Depok dalam menanamkan nilai inklusivitas hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

“Ini langkah konkret yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat RW. Artinya, nilai keberagaman tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dihidupkan di lingkungan warga,” jelasnya.

BACA JUGA:  Aliran Air Terganggu, PT Tirta Asasta Depok Sampaikan Permohonan Maaf ke Warga Pesona Khayangan

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Depok resmi merealisasikan Dana RW sebesar Rp300 juta per tahun mulai Januari 2026. Program ini menyasar 928 RW di seluruh Kota Depok dengan total anggaran mencapai Rp274 miliar.

Dalam skema Dana RW tersebut, pemerintah kota menetapkan menu mandatory (wajib) serta menu pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas warga. Salah satu menu mandatory yang ditetapkan adalah program Wisata Keberagaman.

HTA berharap, program ini dapat terus dikawal dan dijalankan secara konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat serta memperkuat citra Depok sebagai kota yang ramah, toleran, dan inklusif.