INDORAYATODAY.COM  – Polres Metro Depok berkomitmen menciptakan suasana kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan memperketat pengawasan terhadap aktivitas remaja. Salah satu langkah inovatif yang disiapkan adalah memberikan pembinaan mental dan spiritual melalui program pesantren kilat bagi remaja yang kedapatan terlibat aksi tawuran.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, menyatakan bahwa fenomena tawuran remaja menjadi salah satu perhatian utama kepolisian sepanjang bulan puasa. Pihaknya berupaya mengedepankan langkah preventif sekaligus edukatif agar kesucian bulan Ramadhan tidak ternoda oleh aksi kekerasan.

“Salah satu fokus perhatian kami selama Ramadhan adalah mengantisipasi masalah tawuran remaja,” ujar Abdul Waras dalam keterangannya di Depok, Sabtu (14/2/2026).

Alih-alih hanya menerapkan sanksi hukum konvensional bagi pelanggar di bawah umur, Polres Metro Depok memilih jalur pembinaan karakter. Remaja yang terjaring patroli kepolisian karena terlibat gangguan ketertiban umum akan langsung diikutsertakan dalam program pesantren kilat.

Kegiatan tersebut rencananya akan dipusatkan di lingkungan Polres Metro Depok dengan materi yang fokus pada penguatan akhlak dan kedisiplinan. “Jika masih ada yang nekat melakukan tawuran, maka mereka akan kami pesantren-kilatkan di Polres Metro Depok,” tegas Kapolres.

Melalui pendekatan ini, kepolisian berharap adanya perubahan perilaku yang signifikan pada para remaja. Ramadhan dipandang sebagai momentum yang tepat untuk mengarahkan energi muda ke dalam kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan pesantren kilat selama Ramadhan ini menjadi sarana transformasi bagi adik-adik kita agar berubah menjadi lebih baik dan meninggalkan aksi tawuran secara permanen,” pungkas Abdul Waras.

Langkah ini pun diharapkan mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan tokoh masyarakat setempat guna memastikan lingkungan Depok tetap aman dan khusyuk selama menjalankan ibadah puasa.

BACA JUGA:  Detik-detik Menegangkan Tim SAR Gabungan Evakuasi 20 Pendaki Korban Letusan Gunung Dukono