INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Beredarnya foto Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menampilkan produk olahan daging babi dipastikan tidak benar. Konten tersebut merupakan hoaks dan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI).
Klarifikasi disampaikan akun Cek Fakta RI yang menyebut narasi dalam konten tersebut menyesatkan dan tidak memiliki dasar fakta.
“Framing tersebut sengaja dibangun untuk memicu persepsi negatif dan menimbulkan kebencian. Narasi ini jelas menyesatkan dan tidak berdasar,” tulis Cek Fakta RI dilansir pada Senin (2/2/2026).
Dalam penelusuran yang dilakukan, tidak ditemukan foto asli seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut. Visual yang beredar disebut sebagai hasil manipulasi AI yang dibuat untuk membentuk opini tertentu di ruang digital.
Konten tersebut memicu berbagai komentar bernada provokatif di media sosial, menunjukkan masih adanya pengguna internet yang belum melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai dan membagikannya.
Cek Fakta RI mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang berkaitan dengan tokoh publik.
“Mari lebih cerdas dan berhati-hati dalam menerima maupun membagikan informasi. Hindari menyebarkan disinformasi, fitnah, dan kebencian,” tulis akun tersebut.
Masyarakat juga diminta selalu memeriksa sumber informasi, melakukan pengecekan kebenaran konten, serta mengedepankan etika dalam bermedia sosial agar ruang digital tetap sehat.
Foto yang menampilkan Prabowo dan Donald Trump memamerkan produk olahan babi dipastikan hoaks karena merupakan hasil manipulasi AI. Masyarakat diimbau meningkatkan literasi digital dan tidak mudah mempercayai konten yang belum terverifikasi. ***

Tinggalkan Balasan