INDORAYATODAY.COM — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, di Gedung Nusantara III, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Pertemuan tersebut fokus membahas aspirasi buruh terkait penyelesaian RUU Ketenagakerjaan dan dukungan terhadap RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, Andi Gani menekankan pentingnya DPR segera merampungkan RUU Ketenagakerjaan sebagai tindak lanjut atas amanat Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kami mendorong agar RUU Ketenagakerjaan segera dituntaskan karena ini merupakan amanah MK. Selain itu, kami juga terus mengawal proses RUU PPRT agar segera disahkan,” ujar Andi Gani seusai pertemuan.
KSPSI menyampaikan sejumlah poin krusial yang diharapkan masuk ke dalam draf regulasi terbaru. Menurut Andi Gani, persoalan kesejahteraan dan kepastian hukum bagi pekerja domestik harus menjadi prioritas pemerintah dan legislatif. Beberapa poin utama yang disoroti antara lain:
Sistem Pengupahan: Perlunya formula baku yang dapat diikuti secara konsisten oleh seluruh pemerintah daerah.
Status Kerja: Penataan kembali aturan terkait outsourcing (alih daya) dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Hak Pasca-Kerja: Perlindungan terhadap hak pesangon dan prosedur Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang sering kali dianggap terlalu mudah dilakukan oleh perusahaan.
Stop Union Busting: Larangan keras terhadap praktik pemberangusan serikat pekerja yang dinilai sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
“Praktik union busting atau pelarangan berdirinya serikat pekerja di perusahaan masih kerap terjadi. Ini harus diatur dengan tegas dalam butir-butir khusus pada UU Ketenagakerjaan mendatang,” tegas Andi.
Selain menyampaikan aspirasi regulasi, dua konfederasi buruh terbesar di Indonesia ini menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program kerakyatan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Andi menilai, di tengah situasi ekonomi global yang menantang, stabilitas dan dukungan terhadap program pemerintah sangat diperlukan.
“Kami memastikan akan mendukung penuh program kerakyatan dari Pak Prabowo Subianto. Kami melihat komitmen beliau terhadap rakyat kecil, dan kami ingin memastikan iklim ketenagakerjaan kita juga semakin membaik,” tuturnya.
Menanggapi masukan tersebut, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Pihak DPR berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi publik dalam pembahasan undang-undang guna memastikan regulasi yang lahir dapat mengakomodasi kepentingan pengusaha maupun pekerja secara berkeadilan.

Tinggalkan Balasan