DEPOK, INDORAYA TODAY – Tradisi rowahan kembali mewarnai rangkaian awal Lebaran Depok 2026. Kegiatan ini digelar sebagai pembuka dengan nuansa religius menjelang perhelatan budaya tahunan tersebut, di Pendopo Alun-Alun Grand Depok City (GDC), Senin (4/5/2026).

Ketua Lebaran Depok 2026, Hamzah, mengatakan rowahan menjadi tradisi masyarakat Depok yang rutin dilakukan sebelum menggelar acara besar.

“Rangkaiannya adalah rowahan, kita berdoa bersama. Biasanya orang Depok kalau mau acara besar mengadakan pengajian, doa, zikir, sekaligus santunan yatim,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kegiatan rowahan dalam rangka Lebaran Depok 2026 ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses.

“Ini adalah makna kita, rasa syukur kepada Allah SWT. Kita juga berdoa supaya acara yang akan kita gelar bisa berjalan lancar, sukses, dan bisa dinikmati masyarakat Kota Depok,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia turut menghadirkan sekitar 40 anak yatim untuk menerima santunan sebagai bagian dari kepedulian sosial dalam rangkaian Lebaran Depok 2026.

“Ada sekitar 40 anak yatim yang kita undang untuk diberikan tali kasih dari panitia Lebaran Depok,” tambahnya.

Hamzah berharap, melalui tradisi rowahan ini, pelaksanaan Lebaran Depok 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Semoga dengan rowahan ini, acara Lebaran Depok 2026 diberikan keberkahan dan berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Adapun Lebaran Depok 2026 akan digelar selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026. Pembukaan dijadwalkan berlangsung serentak di tiga wilayah, yakni Tapos, Cipayung, dan Sawangan.

Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan Lebaran Depok 2026 akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Grand Depok City (GDC) dengan beragam hiburan dan pertunjukan budaya khas Depok yang siap menghibur masyarakat.

BACA JUGA:  Orangtua Korban Penembakan di Depok Minta Oknum Polisi Dihukum Tegas