DEPOK, INDORAYA TODAY – Semangat kebersamaan dan keberagaman dalam gelaran Lebaran Depok 2026 mendapat apresiasi tinggi dari umat Hindu Kota Depok. Mereka menilai slogan “Depok Rumah Kita” bukan sekadar isapan jempol, tetapi benar-benar dirasakan seluruh elemen masyarakat.

Mewakili umat Hindu Banjar Pura Tri Bhuana Agung dan Banjar Pura Purnawidya Kelapa Dua, Ketua Banjar Purna Widya, Nyoman Agus Asrama menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok dan panitia Lebaran Depok 2026 atas kesempatan yang diberikan untuk ikut ambil bagian dalam pawai budaya tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami dalam kegiatan Lebaran Depok Tahun 2026 ini,” ujar Nyoman Agus Asrama dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Menurutnya, partisipasi umat Hindu dalam Puncak Lebaran Depok 2026 menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Depok membangun kebersamaan lintas budaya.

“Semoga penampilan kami turut memberikan dampak positif terhadap upaya pemerintah menjadikan Kota Depok rumah kita bersama,” ungkapnya.

Sebelumnya, arak-arakan ogoh-ogoh raksasa sukses mencuri perhatian ribuan warga dalam Puncak Lebaran Depok 2026 yang digelar di Alun-Alun Timur Kota Depok, Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan budaya bertema “Depok Rumah Kita” tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari. Sekitar 5.000 peserta memadati kawasan acara untuk mengikuti pawai budaya tahunan yang menjadi simbol persatuan masyarakat Depok.

Suasana semakin semarak saat ogoh-ogoh kreasi umat Hindu Kota Depok diarak menuju panggung utama dengan iringan tabuhan gamelan Bali dan tarian tradisional. Penampilan itu menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian masyarakat.

BACA JUGA:  Depok Sayang Ama Emak, Pemkot Depok Ajak Warga Meriahkan HLUN 2025

Tak sedikit warga yang antusias mengabadikan momen saat replika raksasa tersebut melintas di jalur pawai budaya. Kehadiran ogoh-ogoh dinilai menjadi warna tersendiri dalam kemeriahan Lebaran Depok 2026.

Ketua panitia kegiatan, Hamzah mengatakan, Puncak Lebaran Depok 2026 dirancang sebagai ruang kebersamaan seluruh budaya yang hidup dan berkembang di Kota Depok.

Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Lebaran Depok 2026.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini dan juga kepada para sponsor. Untuk tahun depan kita adakan tampilan arak-arakan lebih leluasa lagi, semoga tahun depan kita bisa mengadakan lebih baik lagi karena Depok adalah rumah kita,” kata Supian Suri.

Menurut Nyoman Agus Asrama, antusiasme umat Hindu dalam memeriahkan Lebaran Depok 2026 sangat tinggi. Sebanyak 200 umat Hindu turut ambil bagian sebagai penari, penabuh gamelan, hingga pengarak ogoh-ogoh dalam pawai budaya tersebut.

Ia berharap, keterlibatan umat Hindu dalam Lebaran Depok dapat menjadi motivasi untuk terus ikut membangun Kota Depok yang harmonis, inklusif, dan penuh toleransi.

Puncak Lebaran Depok 2026 pun berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Kegiatan itu menjadi bukti kuat bahwa keberagaman budaya di Kota Depok dapat berjalan harmonis dalam semangat “Depok Rumah Kita”.