INDORAYATODAY.COM, BOGOR – Ketua KONI Kabupaten Bogor Arif Rochmawan mengapresiasi tahapan seleksi calon atlet UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor yang mulai digelar tahun ini. Menurut pria yang akrab disapa Atep itu, proses seleksi dilakukan secara terukur untuk menjaring atlet-atlet potensial dari berbagai cabang olahraga.

Atep mengatakan seluruh tahapan seleksi yang dilakukan Dispora dan UPT PPOPM berjalan jelas dan sistematis sehingga diharapkan mampu melahirkan atlet unggulan dari Kabupaten Bogor.

“Saya ucapkan terus semangat kepada pengelola, pelatih, dan tim keolahragaan di PPOPM yang mulai hari ini menggelar tes kecabangan kepada 11 cabang olahraga,” ujar Atep dikutip pada Selasa (18/5/2026).

Ia berharap para peserta yang mengikuti tahapan seleksi dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya agar bisa menjadi bagian dari pembinaan atlet di PPOPM.

Tahun ini, tercatat sebanyak 211 calon atlet mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 29 kuota atlet baru di PPOPM Kabupaten Bogor.

Seleksi dilakukan untuk 11 cabang olahraga, yakni atletik, angkat besi, dayung, sepak bola, voli pasir, voli indoor, basket, pencak silat, karate, tinju, dan taekwondo.

Selain tes kecabangan, para peserta juga harus mengikuti sejumlah tahapan lain seperti seleksi administrasi, tes kesehatan, tes psikologi, tes parameter, hingga tes akademik.

Atep menegaskan keberadaan PPOPM harus terus diperkuat sebagai pusat pembinaan atlet muda di Kabupaten Bogor.

Menurut dia, sinergi antara KONI Kabupaten Bogor dan PPOPM penting dilakukan agar pembinaan atlet berjalan berkelanjutan dan mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional.

“KONI dan Dispora akan melakukan penguatan keberadaan PPOPM sebagai kawah candradimuka para atlet masa depan bangsa Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan pembinaan olahraga juga sejalan dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang disebut ingin mendorong pembinaan atlet usia muda secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Debut di Championship, Persikad Depok Bidik Kemenangan Perdana Lawan Sumsel United

“Pak Bupati minta kepada KONI agar lebih fokus dalam menggali dan membina talenta atlet binaan yang ada pada semua cabor anggota KONI,” ujar Atep.

Selain itu, Atep mengaku berencana menghadiri tes parameter calon atlet PPOPM yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5/2026).

KONI Kabupaten Bogor berharap proses seleksi PPOPM tahun ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat dibina secara jangka panjang. Pembinaan yang terarah dinilai menjadi kunci mencetak generasi atlet berprestasi dari Kabupaten Bogor.