DEPOK, INDORAYA TODAY – Kota Depok makin menunjukkan taringnya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan domestik.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok mencatat, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang melakukan perjalanan dengan tujuan ke Depok mencapai 1,11 juta perjalanan.

Angka itu menegaskan Depok kini bukan lagi sekadar kota penyangga Jakarta.

Depok mulai menjelma menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik.

Sementara itu, perjalanan wisnus yang berasal dari Depok juga tercatat sangat tinggi.

Jumlahnya mencapai 1,75 juta perjalanan.

Mobilitas ini menunjukkan aktivitas masyarakat Depok yang sangat dinamis.

Tak hanya pergerakan wisatawan, sektor perhotelan di Depok juga ikut menunjukkan tren positif.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel gabungan bintang dan nonbintang pada Mei 2026 tercatat 47,25 persen.

Adapun hotel berbintang mencatat okupansi lebih tinggi, yakni 54,63 persen.

Sedangkan hotel nonbintang berada di angka 32,13 persen.

“Wisatawan nusantara yang melakukan perjalanan ke Kota Depok pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,11 juta perjalanan,” tulis BPS Kota Depok di situs resminya,  dikutip Rabu (2/7/2026).

Data ini memperlihatkan daya tarik Depok terus meningkat.

Terutama bagi pelaku perjalanan bisnis, keluarga, maupun wisata singkat.

Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) hotel bintang di Depok juga cukup stabil.

Tercatat sebesar 1,59 malam.

Sementara hotel nonbintang berada di angka 1,68 malam.

Menariknya, tamu asing yang menginap di Depok memiliki durasi tinggal lebih lama.

RLMT tamu asing tercatat 3,25 malam.

Sedangkan tamu domestik berada di angka 1,59 malam.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Depok terus berkembang.

Bukan hanya sebagai kota hunian.

Tetapi juga sebagai kota dengan potensi pariwisata dan ekonomi yang makin menjanjikan.

BACA JUGA:  Wali Kota Supian Suri Dorong Prestasi Sepak Bola, Targetkan Stadion Baru untuk Depok