DEPOK, INDORAYA TODAY – Kabar baik datang bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan Bojongsari, Kota Depok.
Pemerintah Kelurahan Bojongsari Baru bersama Kelurahan Curug menggandeng Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar pelatihan optimalisasi usaha berbasis digital, Jumat (3/6/2026).
Program ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM lokal yang ingin naik kelas dan memperluas pasar.
Pelatihan tersebut difokuskan pada pemanfaatan platform digital dan media sosial sebagai strategi pemasaran modern.
Sebanyak 20 pelaku UMKM dari Kelurahan Bojongsari Baru dan Kelurahan Curug ikut ambil bagian dalam kegiatan itu.
Lurah Bojongsari Baru, Adeyasya Aziza, menyambut positif program pengabdian masyarakat dari PNJ.
Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama setelah cukup lama wilayahnya minim pelatihan serupa.
“Keberadaan rekan-rekan dari PNJ sangat membantu kami memberikan penyegaran dan ilmu baru yang sangat dibutuhkan pelaku UMKM,” ujar Adeyasya di Bojongsari.
Dia menegaskan, literasi digital kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha kecil.
UMKM, kata dia, harus mampu memanfaatkan media sosial agar tidak hanya bertahan di pasar lokal.
“Kita ingin usaha yang awalnya di level mikro atau kecil bisa berkembang dan naik kelas lewat pemanfaatan media sosial,” katanya.
Adeyasya juga menilai potensi UMKM Bojongsari Baru sangat besar dan beragam.
Produk unggulan yang berkembang didominasi sektor kuliner.
Mulai dari kue basah, snack, bolu, hingga kue kering.
Tak hanya itu, sektor kerajinan kreatif juga menunjukkan geliat positif.
Ada produk rajutan seperti tas, tempat mukena, gantungan, hingga bunga hias berbahan plastik.
Dengan pelatihan ini, Pemkot berharap UMKM Bojongsari makin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas. (Ihsan Ramdhani)

Tinggalkan Balasan