DEPOK, INDORAYA TODAY – Warga Depok diimbau tidak memaksakan diri melintas di Jalan Enggram-Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Ketua LPM Kelurahan Sawangan Baru, Widodo, meminta masyarakat bersabar hingga proyek rampung agar keselamatan tetap terjaga.

Menurut dia, jalur tersebut belum layak dilalui kendaraan karena proses pekerjaan masih berlangsung.

“Jembatannya sudah diangkat, jadi jalur itu terputus. Kalau masyarakat dari luar sebaiknya jangan memaksakan lewat,” kata Widodo, Senin (7/7/2026).

Dia mengatakan, warga sekitar masih diperbolehkan melintas dengan syarat harus ekstra hati-hati.

Sebab, alat berat masih beroperasi di lokasi proyek.

Selain itu, kondisi jalan yang sedang dikeruk juga menyisakan banyak lubang di sisi badan jalan.

“Kalau warga sekitar masih boleh lewat, tetapi harus sangat waspada karena masih ada alat berat dan banyak lubang,” ujarnya.

Widodo mengakui proses pembangunan membuat aktivitas warga sedikit terganggu.

Namun, menurut dia, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses pembangunan yang harus dilalui.

“Kalau ingin jalan yang bagus tentu harus bersabar. Pembangunan tidak bisa selesai dalam sekejap. Semua ada prosesnya,” tegasnya.

Dia berharap masyarakat Depok memahami kondisi tersebut dan tidak memaksakan diri menggunakan jalur yang masih dikerjakan.

Widodo menyebut kontraktor menargetkan pembangunan selesai pada Desember 2026.

Setelah rampung, jalan alternatif itu diyakini mampu memperlancar mobilitas sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Sawangan.

Tak hanya itu, keberadaan jalan baru juga diperkirakan akan menggerakkan roda perekonomian warga.

“Kalau jalannya sudah jadi, ekonomi masyarakat di sekitar sini pasti ikut bergerak dan berkembang,” ucapnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melakukan rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan yang menghubungkan Jalan Pemuda dengan Jalan Enggram sejak 17 Juni 2026.

BACA JUGA:  Pembebasan Jalan Enggram Depok Rampung, Pembangunan Dikebut Mulai 2026

Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Depok meningkatkan konektivitas sekaligus mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan di kawasan Sawangan.