DEPOK, INDORAYA TODAY – Motif perampokan Toko Emas Pucung Jaya di Pasar Pucung, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, akhirnya terungkap.

Pelaku berinisial RWP (40) ternyata merupakan lulusan S2 dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

RWP mengaku nekat merampok karena terlilit utang pinjaman online (pinjol) hingga ratusan juta rupiah.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, mengatakan pelaku masuk ke dalam toko emas dengan melompati etalase.

Pelaku kemudian mengancam korban menggunakan sebilah pisau.

“Saat diperiksa, pelaku mengaku hasil perampokan akan dipakai melunasi utang pinjol,” kata AKP Hendra, Selasa (7/7/2026).

Korban sempat memberikan perlawanan. Namun, pelaku diduga menendang korban hingga terjatuh.

Setelah itu, pelaku membawa kabur uang tunai sekitar Rp20 juta.

Saat melarikan diri, RWP juga mengacungkan pistol mainan.

Bahkan, pistol mainan itu sempat diletupkan untuk menakut-nakuti warga yang mengejar.

Aksi pelaku akhirnya gagal total. Warga berhasil menangkap RWP sebelum melarikan diri lebih jauh.

“Pelaku juga mengaku tidak terlibat judi online dan menyebut aksi perampokan ini merupakan tindak kriminal pertamanya,” ujar AKP Hendra.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa tas punggung, sebilah pisau dapur, dan pistol mainan.

Kasus tersebut diungkap dalam konferensi pers di Polsek Sukmajaya pada Selasa (7/7/2026).

BACA JUGA:  Piala Wali Kota Depok: Laga Ketat Warnai Hari Kedua Kejuaraan Voli