INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, menegaskan semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang telah tumbuh selama pelaksanaan program tidak boleh berhenti setelah penilaian selesai. Sebaliknya, nilai gotong royong perlu terus dipertahankan sebagai budaya di tengah masyarakat.

“Program ini jangan putus sampai di sini. Ini bagian dari keguyuban dan gotong royong masyarakat. Mungkin ada capeknya, tetapi mudah-mudahan capeknya menjadi berkah,” ujar Cing Ikah dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (23/7/2026).

Ia menilai kepedulian terhadap kebersihan lingkungan akan lebih mudah diwujudkan apabila warga saling mendukung dan bekerja bersama, mulai dari menjaga kebersihan rumah hingga lingkungan sekitar.

Cing Ikah mengatakan keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih tidak hanya bergantung pada program pemerintah atau kegiatan perlombaan. Menurutnya, komitmen warga menjadi faktor utama agar kebiasaan hidup bersih terus terjaga.

Karena itu, ia mengajak para pengurus RW, kader PKK, Posyandu, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus menggerakkan warga menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Harapan Cing Ikah, lomba ini tidak berhenti sampai di sini. Yang paling penting adalah komitmen dan konsistensi menggerakkan masyarakat supaya peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Cing Ikah mengaku optimistis budaya menjaga kebersihan semakin berkembang di Kota Depok. Optimisme tersebut muncul setelah dirinya berkeliling ke 10 kecamatan dan melihat langsung kondisi lingkungan peserta program.

“Saya punya harapan besar karena ternyata tidak semua warga Depok membuang sampah sembarangan. Saat turun ke lapangan, saya melihat rumah-rumah yang menjadi peserta semuanya bersih dan sehat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Forum Relawan Edi Masturo Rayakan HUT ke-6 dengan Parade Tari Nusantara di Depok

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan mulai memberikan dampak positif. Ia berharap budaya tersebut terus dipertahankan sehingga lingkungan bersih dan rumah sehat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga, bukan hanya saat mengikuti perlombaan.