INDORAYATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyoroti kondisi armada truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor yang mengalami kerusakan.

Beberapa armada bahkan ditemukan memiliki bagian bak yang berlubang hingga berisiko meneteskan air lindi di jalanan.

Jenal menginstruksikan DLH untuk segera memperbaiki armada yang rusak dan menghentikan operasional kendaraan yang kondisinya sudah tidak layak.

“Yang bolong dan rusak sudah kita arahkan untuk segera diperbaiki. Jika kondisinya sudah terlalu parah, jangan dipakai lagi,” ujar Jenal di Kota Bogor, Kamis (20/8/2026).

Jenal mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Selain mengurangi estetika kota, truk pengangkut sampah yang bocor dinilai dapat membahayakan pengguna jalan akibat ceceran air lindi.

“Saya sebagai warga juga tidak nyaman melihatnya. Selain kurang layak, air lindinya mungkin tercecer di jalan dan membahayakan pengguna jalan lain,” tuturnya.

Meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor rutin mengalokasikan anggaran pengadaan armada setiap tahun, Jenal mengakui keterbatasan anggaran membuat peremajaan tidak bisa dilakukan secara serentak.

Oleh karena itu, ia meminta DLH melakukan pendataan menyeluruh terhadap armada yang masih dapat diperbaiki dan kendaraan yang sudah tergolong sampah besi.

“Kalau masih memungkinkan untuk diperbaiki, segera perbaiki. Namun jika sudah tidak mungkin diperbaiki, dibesituakan saja dan kita lelang sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Jenal.

Guna mengoptimalkan pelayanan kebersihan masyarakat, Pemkot Bogor juga mendorong percepatan pengadaan unit baru serta telah mengajukan permohonan bantuan hibah kendaraan operasional kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Usulan bantuan armada tersebut telah ditandatangani oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim sejak tiga pekan lalu.

BACA JUGA:  Depok Dorong Kota Inklusif Lewat Pelatihan Daur Ulang untuk Penyandang Disabilitas