INDORAYATODAY.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring bagi seluruh siswa di wilayahnya.

Kebijakan ini diambil sebagai respon cepat atas meluasnya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa langkah tersebut merujuk pada arahan Gubernur Jawa Barat dan berlaku mulai Senin (7/9) hingga Selasa (8/9).

“Kami mengeluarkan surat edaran imbauan kepada seluruh sekolah agar melakukan sistem pembelajaran secara daring. Anak-anak kita merupakan aset terpenting bangsa yang harus dilindungi dari paparan abu vulkanik,” ujar Rudy Susmanto, Senin (7/9).

Meski para siswa belajar dari rumah, Bupati Bogor meminta para kepala sekolah, guru, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap hadir ke sekolah guna melakukan pembersihan lingkungan sekolah secara gotong royong.

Selain kebijakan PJJ, Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan juga dikerahkan untuk membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan.

“Kabupaten Bogor ini sangat luas. Kami mengimbau peran aktif dari pihak swasta untuk turut serta membantu masyarakat yang terdampak paparan abu vulkanik di wilayah Bogor,” pungkas Rudy.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Instruksikan Anggaran Daerah Fokus pada Kebutuhan Riil Masyarakat