INDORAYATODAY.COM  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera memulai pembangunan proyek strategis Inpres Jalan Daerah (IJD) yang menghubungkan wilayah Citeureup, Tajur, hingga Sukamakmur. Proyek ini siap memasuki tahap konstruksi setelah melewati proses pelelangan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR yang telah merampungkan proses lelang IJD tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan jalan ini merupakan infrastruktur kunci untuk meningkatkan konektivitas antar kawasan di Kabupaten Bogor.

“Instruksi Jalan Daerah (IJD) dari mulai Citeureup, Tajur, sampai Sukamakmur dengan besaran nilai kontrak kurang lebih sebesar Rp77 miliar,” ujar Rudy, Senin (1/12/2025).

Rudy menjelaskan, konstruksi direncanakan dimulai pada akhir November atau selambatnya awal Desember tahun ini dan akan berlangsung melintasi tahun anggaran hingga 2026. Proyek ini dipastikan berjalan sesuai standar teknis dan diawasi ketat.

Menurut Rudy, jalur Citeureup-Sukamakmur akan memberikan manfaat besar bagi mobilitas warga, terutama kawasan penghubung antara wilayah timur dan tengah Kabupaten Bogor.

“IJD diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memperlancar distribusi barang dan jasa,” tambahnya.

Proyek ini juga disebut akan mendukung upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan. Pemerintah daerah memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan melibatkan masyarakat setempat dalam tahap sosialisasi.

BACA JUGA:  Sidak Gabungan Rutan Depok: Bukti Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan