DEPOK, INDORAYA TODAY – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau akrab disapa Cing Ikah, terus menunjukkan komitmennya untuk mendorong UMKM naik kelas. Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mengambil langkah strategis untuk memajukan produk UMKM lokal, termasuk melakukan kurasi besar-besaran terhadap pelaku usaha di Depok.
“Setelah saya dilantik, tentu saya harus segera mengambil langkah strategis untuk mengembangkan produk warga Depok. Alhamdulillah, kemarin kami sudah mengkurasi hampir 330 pelaku usaha,” ujarnya dalam talkshow UMKM di Mall Pesona Square, Depok, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, kurasi tersebut mencakup berbagai sektor, terutama pengrajin dan craft. Meski Depok tidak memiliki sumber daya alam seperti gunung atau laut, antusiasme warga justru melebihi ekspektasi.
“Setelah saya membuka open kurasi, banyak sekali warga yang ingin mendaftar, bahkan melebihi kuota. Ini bukti sumber daya manusia Depok luar biasa,” kata Cing Ikah.
Salah satu pengrajin yang mencuri perhatian adalah Bu Ai, pelaku UMKM asal Depok yang produknya telah tembus pasar nasional hingga mancanegara. Cing Ikah mengungkapkan, keikutsertaan Bu Ai dalam kurasi Dekranasda semakin memperkuat keyakinannya bahwa Depok memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Saya selalu membawa Bu Ai ke berbagai event, baik nasional maupun lokal. Beliau ini salah satu contoh produk Depok yang laris di pasaran,” ungkapnya.
Lebih jauh, Cing Ikah menyampaikan rencana ambisiusnya untuk mengangkat identitas baru bagi Kota Depok melalui konsep Kampung Kresek. Inisiatif ini, kata dia, fokus pada pengolahan limbah plastik menjadi produk bernilai jual tinggi.
“Salah satu brand yang insya Allah akan saya angkat untuk Kota Depok adalah Kampung Kresek. Plastik yang tidak terpakai bisa menjadi barang bernilai dan disukai masyarakat,” paparnya.
Konsep tersebut digagas bersama Bu Ai, PKK, dan masyarakat. Menurut Cing Ikah, produk kresek olahan UMKM Depok justru diminati tamu-tamu dari berbagai daerah.
“Saat saya membawa sahabat-sahabat dari daerah lain, mereka sangat tertarik dengan produk Bu Ai,” tuturnya.
Cing Ikah juga menyebut, PKK telah menggelar pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi produk kreatif bersama para kader. Ia optimistis, upaya tersebut akan memperkuat posisi UMKM Depok dalam peta ekonomi kreatif nasional.
Dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, Depok diharapkan dapat menjadi pusat kreativitas dan mode yang mengangkat kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas ekonomi kreatif daerah.

Tinggalkan Balasan