INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen serius dalam memastikan seluruh anak di wilayahnya mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) ditetapkan sebagai agenda prioritas yang berkaitan langsung dengan masa depan generasi penerus daerah.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerbitan Surat Edaran Bupati Nomor 108.3.4.7/1018-0t/dit tentang Pencegahan dan Penanganan ATS. Bupati Rudy Susmanto memastikan seluruh perangkat daerah, mulai dari Dinas Pendidikan hingga satuan pendidikan di 40 kecamatan, menjalankan langkah pencegahan dan intervensi dengan sungguh-sungguh dan terukur.

Di bawah arahan Bupati, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor diinstruksikan untuk segera melakukan Identifikasi, Verifikasi, dan Validasi (Verval) Data ATS. Proses pendataan ini dilakukan melalui sistem resmi Kemendikbudristek guna memastikan akurasi data di lapangan.

Bupati Rudy Susmanto menekankan bahwa pendataan berbasis sistem ini menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi permasalahan dasar ATS, sehingga program penanganan yang dirancang dapat tepat sasaran dan terukur.

Kebijakan ini juga bertujuan untuk memperkuat tata kelola pendidikan dan menghindari informasi keliru yang beredar di masyarakat.

Pemkab Bogor juga mendorong pendekatan humanis dalam upaya mengembalikan ATS kembali ke bangku sekolah, baik melalui jalur formal maupun nonformal. Melalui Tim Pencegahan dan Penanganan ATS di setiap sekolah, intervensi dilakukan dengan pendekatan persuasif kepada keluarga, pendampingan personal sesuai kondisi anak, serta kolaborasi aktif antara sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan perangkat daerah.

Sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi, seluruh satuan pendidikan diwajibkan untuk melaporkan hasil identifikasi dan intervensi ATS secara berkala kepada Kepala Dinas Pendidikan. Pelaporan ini menjadi kontrol penting untuk menjaga konsistensi kebijakan dan meningkatkan kualitas layanan.

Seiring implementasi kebijakan ini, berbagai capaian positif mulai tampak, seperti peningkatan jumlah anak yang kembali bersekolah dan menguatnya sinergi antara pemerintahan daerah, masyarakat, dan sekolah.

BACA JUGA:  Layanan Kependudukan Terganggu, Disdukcapil Depok Sampaikan Pengumuman Penting

Bupati Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen daerah yang telah bahu-membahu menyukseskan program ini. Ia menegaskan bahwa penanganan ATS adalah tanggung jawab bersama. “Setiap anak berhak belajar, berhak mengejar cita-cita, dan pemerintah hadir untuk memastikan hak itu terpenuhi,” tutup Bupati.