INDORAYATODAY.COM – Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, terus mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Terbaru, media kenamaan Italia, Tutto Sassuolo, memberikan julukan unik sekaligus sangar bagi pemain yang akrab disapa Bang Jay ini: “Anjing Penjaga” pertahanan Sassuolo.

Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Sejak didatangkan dari Venezia pada bursa transfer musim panas 2025, Idzes bertransformasi menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang I Neroverdi. Ketangguhannya dalam memutus serangan lawan membuat gawang Sassuolo sulit ditembus striker-striker top Liga Italia.

Berkat penampilan solid kapten Timnas Indonesia itu, Sassuolo kini berhasil merangsek ke posisi 10 besar klasemen sementara Liga Italia 2025-2026.

Adaptasi Kilat dan Performa Ciamik
Sejatinya, Jay Idzes baru seumur jagung berseragam Sassuolo. Ia direkrut setelah klub lamanya, Venezia, terdegradasi ke Serie B musim lalu. Namun, pemain berusia 25 tahun ini membuktikan kelasnya sebagai bek modern dengan adaptasi yang sangat cepat.

Hingga penghujung tahun 2025 ini, Jay tercatat sudah melakoni 15 pertandingan di semua kompetisi bersama Sassuolo. Ketenangannya dalam membaca permainan dan kemampuan intersepnya seringkali menjadi penyelamat bagi tim.

“Ia tidak butuh waktu lama untuk memahami taktik di sini. Jay Idzes telah menjadi pemimpin baru di lini belakang,” tulis laporan Tutto Sassuolo.

Jadi Pemain Termahal di Asia Tenggara
Kegemilangan Jay Idzes di Italia berbanding lurus dengan nilai pasarnya. Saat ini, Jay menyandang status sebagai pesepak bola termahal di Asia Tenggara tahun 2025 dengan nilai pasar menembus angka Rp173 miliar!

Konsistensi Jay di level klub diharapkan terus berlanjut ke Timnas Indonesia, terutama dalam misi membawa Skuad Garuda meraih hasil maksimal di ajang-ajang internasional mendatang.

BACA JUGA:  Head to Head Iran Vs Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026