INDORAYATODAY.COM – Era baru sepak bola Indonesia resmi dimulai seiring penunjukan John Herdman sebagai nakhoda baru Tim Nasional Indonesia. Pelatih asal Inggris yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 tersebut mengaku terpikat dengan gairah dan loyalitas luar biasa yang ditunjukkan oleh para pendukung skuad Garuda.

PSSI secara resmi menjalin kesepakatan dengan Herdman pada Sabtu (3/1/2026) dengan durasi kontrak selama dua tahun. Dalam kontrak tersebut, terselip klausul opsi perpanjangan dua tahun tambahan apabila pelatih berusia 50 tahun itu mampu memberikan transformasi positif bagi prestasi sepak bola tanah air.

Dalam wawancaranya bersama The Canadian Press, Herdman mengungkapkan alasan kuat di balik keputusannya menerima pinangan PSSI. Menurutnya, Indonesia bukan sekadar proyek teknis, melainkan proyek emosional yang melibatkan jutaan pasang mata.

“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, sebuah proyek yang memungkinkan Anda merasakan gairah dan intensitas dari para penggemar,” ujar Herdman. Ia mengakui bahwa keterlibatan emosional suporter menjadi energi tambahan yang dicarinya dalam karier kepelatihan.

Herdman menilai Indonesia memiliki kumpulan talenta lokal yang melimpah dan menjanjikan. Ia bahkan menyamakan potensi Indonesia dengan pengalamannya saat membangun tim nasional Kanada. Strategi Indonesia yang mengombinasikan pemain lokal berbakat dengan pemain dwikewarganegaraan dipandangnya sebagai langkah tepat untuk meningkatkan level kompetisi di panggung internasional.

Rekam jejak Herdman memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia tercatat sukses mengangkat peringkat FIFA Kanada dari posisi 94 ke posisi 33 dunia, serta mengakhiri penantian 36 tahun Kanada untuk berlaga di putaran final Piala Dunia.

Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta pada pekan depan untuk diperkenalkan secara resmi melalui konferensi pers. Setelah itu, ia akan langsung dihadapkan pada jadwal kompetisi yang padat. Ujian perdananya akan tersaji pada ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akhir Maret 2026.

BACA JUGA:  Hanya 5 Suara untuk Petahana, Depok Pilih Ketua PBSI Baru

Selain menangani tim senior di ajang FIFA Matchday dan Piala AFF 2026, Herdman juga diberi mandat untuk menakhodai Timnas U-23. Langkah ini diambil agar sang pelatih dapat melakukan regenerasi secara berkelanjutan sekaligus mendalami budaya lokal guna memperkuat koneksi antara pelatih dan pemain.

Harapan besar kini tertumpu di pundak Herdman. Setelah hasil yang kurang memuaskan pada SEA Games 2025, publik sepak bola tanah air menuntut perubahan strategi dan mentalitas juara. Tantangan utamanya adalah membawa Indonesia bersaing lebih jauh dalam kualifikasi Piala Dunia 2030, sebuah misi ambisius yang dinanti oleh jutaan suporter di seluruh nusantara.