INDORAYATODAY.COM – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan poin-poin krusial dalam pembicaraannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, saat keduanya bertemu di Jakarta beberapa waktu lalu.
Pertemuan antartokoh nasional tersebut salah satunya menyoroti dinamika pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Jokowi menyampaikan bahwa salah satu fokus diskusi mereka adalah mengenai ketidakpastian situasi global yang saat ini tengah melanda banyak negara. Namun, ia menekankan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sejauh ini masih menunjukkan performa yang cukup tangguh.
“Ya, termasuk kemudian bagaimana situasi global saat ini yang penuh dengan ketidakpastian,” ujar Jokowi kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).
Jokowi menambahkan, Indonesia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi masih mampu bertahan di atas angka lima persen. Selain itu, tingkat inflasi nasional dinilai masih sangat terkendali, sebuah capaian yang menurutnya tidak mudah diraih dalam kondisi dunia saat ini.
“Saya kira kita patut bersyukur ekonomi masih tumbuh di atas lima (persen), inflasi juga sangat terjaga. Itu yang paling penting. Negara-negara lain banyak yang kesulitan mengatasi dua hal tadi, pertumbuhan ekonomi dan inflasi,” katanya menjelaskan.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Jokowi sebelumnya terjadi di sela-sela momen kekeluargaan saat keduanya menghadiri prosesi pernikahan sekretaris pribadi Kepala Negara, Agung Surahman, di Gedung Sasono, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (18/1/2026). Kedekatan kedua tokoh ini dinilai publik sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dalam menjaga stabilitas nasional.

Tinggalkan Balasan