INDORAYATODAY.COM — Pihak kepolisian mengungkapkan kronologi insiden kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan di Ruas Tol Jagorawi KM 31 B arah Jakarta, Ahad (1/2/2026). Peristiwa yang mengakibatkan satu unit mobil jenis jip ludes terbakar tersebut diduga dipicu oleh kurangnya antisipasi pengendara saat melakukan manuver mendahului di bahu jalan.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jazuli, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 22.37 WIB. Insiden bermula saat kendaraan jenis jip melaju di bahu kiri jalan dari arah Ciawi menuju Jakarta.

“Kemudian dari belakang, sebuah mobil jenis sedan yang melaju di lajur dua mencoba mendahului melalui bahu kiri jalan,” ujar Kompol Akhmad Jazuli dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Saat melakukan manuver tersebut, mobil sedan menabrak bagian kanan jip. Benturan keras itu mengakibatkan mobil jip terpental ke arah kiri hingga menghantam guardrail (pagar pengaman jalan) dan seketika terbakar.

“Posisi akhir kendaraan jip berada di antara lajur satu dan bahu kiri dalam kondisi terbakar hebat, sementara mobil sedan berhenti dalam posisi normal di lajur dua,” jelas Jazuli.

Beruntung, pengemudi jip berinisial MRAZN (25) beserta penumpangnya, IR (23), berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, keduanya dilaporkan mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan. Adapun pengemudi sedan berinisial DP (21) dilaporkan tidak mengalami luka fisik.

Petugas kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi bangkai kendaraan menggunakan derek ke pool Ciawi. Perkara kecelakaan ini kini telah dilimpahkan ke Unit Laka Ciawi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Selain faktor kurangnya antisipasi, kepolisian juga mendalami informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya dugaan aksi balap liar. Berdasarkan rekaman video yang viral, kedua kendaraan tersebut ditengarai melaju dengan kecepatan tinggi sebelum insiden terjadi.

BACA JUGA:  Video Viral Lansia Ditelantarkan Anak Kandung, Begini Faktanya

“Dugaan awal adalah kurangnya antisipasi pengemudi saat mendahului. Namun, seluruh keterangan dan bukti di lapangan masih dikumpulkan oleh penyidik,” pungkasnya.