INDORAYATODAY.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi memulai realisasi sepuluh program proyek strategis untuk tahun anggaran 2026. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk memacu pembangunan infrastruktur mulai dari sektor kesehatan, ekonomi kreatif, hingga penataan ruang publik guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Bumi Tegar Beriman.

Salah satu ikon yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan Alun-alun Tegar Beriman. Proyek senilai Rp 11,1 miliar ini mencakup penataan Lapangan Tegar Beriman, area perkantoran bupati, hingga estetika Masjid Baitul Faidzin. Pengerjaan fisik tersebut ditargetkan rampung bertepatan dengan momentum sakral masyarakat Bogor.

“Saat ini sudah mulai pekerjaan fisik. Target kontraknya selesai di awal Juni 2026. Mudah-mudahan saat Hari Jadi Bogor (HJB), alun-alun ini sudah bisa digunakan dan dinikmati masyarakat,” ujar Rudy Susmanto di Cibinong, Senin (9/2/2026).

Selain penataan pusat pemerintahan, Pemkab Bogor juga mengalokasikan anggaran besar untuk konektivitas wilayah. Proyek dengan pagu anggaran tertinggi tahun ini jatuh pada pembangunan Jembatan Situ Nangerang di jalur strategis Bojonggede-Kemang (Bomang) yang mencapai Rp 60 miliar.

Di sektor penunjang aktivitas masyarakat, Pemkab Bogor mengalokasikan dana Rp 29,4 miliar untuk pembangunan gedung Creative Hub di bawah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sementara itu, pembangunan Gedung PMI juga menjadi prioritas dengan anggaran sebesar Rp 24,3 miliar guna memperkuat aksi kemanusiaan di wilayah Bogor.

Sektor kesehatan tak luput dari bidikan skala prioritas. Pemerintah melakukan relokasi Puskesmas Ciderum di Kecamatan Caringin dengan nilai anggaran Rp 15 miliar. Selain itu, pembangunan Klinik Pratama BNN Kabupaten Bogor juga mulai dilaksanakan sebagai wujud dukungan terhadap penanganan dampak penyalahgunaan narkotika.

Untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, Bupati Rudy juga memastikan kelanjutan pembangunan sektor perikanan dan peternakan. Hal ini dibuktikan dengan kelanjutan pembangunan tahap tiga Pasar Benih Ikan Ciseeng serta pengembangan Pasar Hewan Jonggol dengan total nilai gabungan hampir mencapai Rp 8 miliar.

BACA JUGA:  Soal Pembuangan Sampah Tangsel ke Cileungsi, Bupati Bogor Rudy Susmanto: Syarat dan Aturan Harus Dipenuhi

Program strategis lainnya mencakup pembangunan gedung kantor Kecamatan Gunungsindur senilai Rp 12,5 miliar untuk meningkatkan efektivitas layanan birokrasi. Sedangkan di sektor kepemudaan dan olahraga, pembangunan lapangan tembak baru senilai Rp 12 miliar diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet menembak potensial dari Kabupaten Bogor.

Melalui sepuluh proyek strategis ini, Rudy Susmanto berharap terjadi akselerasi pertumbuhan ekonomi dan penguatan identitas Kabupaten Bogor sebagai wilayah yang maju serta mandiri secara infrastruktur.