INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Camat Limo Sudadih menegaskan kewajiban pelaksanaan kerja bakti rutin di setiap lingkungan sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan wilayah. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel bersama jajaran kelurahan dan unsur terkait di Kecamatan Limo, Rabu (11/2/2026).

Dalam arahannya, Sudadih meminta kerja bakti dilaksanakan sedikitnya satu kali dalam sebulan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab bersama antara aparatur dan warga dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman.

“Barusan saat apel sudah saya sampaikan, kerja bakti wajib dilaksanakan minimal satu bulan satu kali. Ini bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, kerja bakti tidak sebatas kegiatan membersihkan sampah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai persoalan lingkungan yang kerap muncul, terutama saat musim hujan.

Ia mencontohkan, pembersihan saluran air secara berkala dapat mengurangi potensi genangan hingga banjir akibat saluran yang tersumbat. Upaya ini dinilai penting mengingat intensitas hujan yang cenderung meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sisi kesehatan, lingkungan yang terjaga kebersihannya juga dapat menekan risiko munculnya penyakit. Genangan air dan tumpukan sampah berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab demam berdarah (DBD), serta memicu munculnya lalat dan hewan pembawa penyakit lainnya.

Sudadih menyebut, kondisi lingkungan yang tidak terkelola dengan baik dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diare, infeksi kulit, hingga gangguan pernapasan akibat polusi dan bau sampah.

Selain aspek kebersihan dan kesehatan, kerja bakti dinilai memiliki nilai sosial. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi warga untuk memperkuat kebersamaan melalui semangat gotong royong.

“Kerja bakti menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Sudadih.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Ingatkan ASN: Jangan Apatis, Tumbuhkan Rasa Cinta pada Kota

Ia juga menginstruksikan para lurah agar aktif melakukan pemantauan wilayah secara berkala. Menurutnya, kehadiran langsung aparatur di lapangan penting untuk memastikan kondisi lingkungan tetap terkendali dan setiap persoalan dapat segera ditangani.

“Saya minta para lurah rutin keliling wilayah untuk memastikan keadaan tetap terkontrol dan penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” tandasnya.

Melalui kewajiban kerja bakti minimal sebulan sekali, Kecamatan Limo mendorong penguatan peran aparatur dan warga dalam menjaga kebersihan, mencegah banjir, serta menekan risiko penyakit. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mempererat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat. ***