INDORAYATODAY.COM – Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan apresiasi atas penunjukan John Herdman sebagai juru taktik baru skuat Garuda. Pelatih asal Korea Selatan tersebut meyakini bahwa kehadiran Herdman membawa angin segar yang mampu mengangkat performa tim Merah Putih ke level yang lebih tinggi.
PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih kepala pada awal Januari 2026, menggantikan posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Patrick Kluivert. Perubahan nakhoda ini dinilai Shin telah memberikan dampak positif bagi atmosfer tim.
“Pelatih baru telah hadir dan suasananya sangat baik, sudah ada perubahan ke arah yang lebih positif,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
Shin, yang menukangi Indonesia sejak akhir 2019 hingga awal 2025, melihat potensi besar dalam transisi kepelatihan saat ini. Ia bahkan berani memproyeksikan Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus putaran final Piala Dunia 2030 dan 2034 mendatang.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa kesuksesan tersebut tidak bisa diraih hanya oleh pelatih dan pemain semata, melainkan butuh sinergi kolektif. “Saya percaya, jika ada dukungan penuh dan tulus dari para pencinta sepak bola nasional, hasil yang membanggakan pasti akan mengikuti,” jelasnya.
Meski tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala, sosok yang akrab disapa STY ini masih kerap mengunjungi Indonesia. Baginya, Indonesia telah menjadi rumah kedua karena besarnya rasa cinta dari masyarakat dan penggemar sepak bola tanah air.
“Indonesia selalu membuat saya bahagia. Kehangatan masyarakat dan kecintaan mereka terhadap sepak bola adalah alasan mengapa saya selalu merasa senang setiap kali kembali ke sini,” ungkap Shin dengan nada haru.
Selama masa jabatannya, Shin Tae-yong dianggap sebagai peletak dasar transformasi mentalitas dan fisik pemain Indonesia yang kini mulai menunjukkan daya saing di level Asia. Kini, tongkat estafet tersebut resmi berada di tangan John Herdman untuk melanjutkan ambisi besar sepak bola Indonesia di panggung dunia.

Tinggalkan Balasan