INDORAYATODAY.COM, PEKALONGAN – Suasana berbeda terlihat di halaman Polres Pekalongan Kota, Selasa (3/3/2026). Di tengah pemeriksaan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tampak keluarga dan orang terdekat datang membawa pakaian ganti serta perlengkapan mandi.

Sekitar pukul 14.14 WIB, satu per satu tas berisi kebutuhan pribadi diantar masuk ke dalam gedung. Beberapa anggota keluarga yang datang terlihat mengenakan seragam dinas Kabupaten Pekalongan. Wajah-wajah tegang tak terhindarkan. Ada yang memilih menunduk, ada pula yang berjalan cepat tanpa banyak bicara.

Sebelumnya, sekitar pukul 14.05 WIB, sejumlah anggota tim KPK berpakaian santai terlihat keluar dari gedung Mapolres untuk mengambil dokumen dan koper dari kendaraan yang terparkir. Dari lima kendaraan yang terpantau di lokasi, satu mobil sempat meninggalkan area, namun yang terlihat keluar hanya seorang sopir.

Dua menit berselang, pukul 14.07 WIB, salah satu anggota tim dari Jakarta memesan makanan melalui aplikasi daring. Makanan tersebut kemudian dibawa masuk ke dalam gedung dan aktivitas pemeriksaan berlanjut.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi membenarkan pihaknya meminjamkan aula untuk kepentingan pemeriksaan sejak Senin (2/3/2026) malam.

“Kami benarkan adanya pemeriksaan ataupun penanganan perkara dugaan kasus korupsi yang ditangani oleh pihak KPK,” ujar Riki.

Ia menjelaskan, aula dipinjam atas pertimbangan potensi resistensi atau kerawanan apabila pemeriksaan dilakukan di lokasi lain.

Kapolres menyebut sejumlah pejabat yang diperiksa di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, beberapa kepala dinas, serta camat. Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail nama maupun status hukum mereka.

“Kurang lebih tadi ada beberapa yang disampaikan oleh mereka. Namun demikian, itu belum tentu juga menjadi pelaku ataupun tersangka, karena masih ingin dilakukan pemeriksaan,” katanya.

BACA JUGA:  Cara Mengaktifkan Kembali BPJS PBI agar Tetap Bisa Berobat Gratis

Sekitar pukul 15.00 WIB, beberapa pejabat diberangkatkan ke Jakarta menggunakan bus untuk pemeriksaan lanjutan.

“Baru saja tadi jam 3 sore diberangkatkan ke Jakarta,” ungkapnya.

Terkait kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sebelumnya disebut menjerat Bupati Pekalongan, Kapolres menyatakan tidak mengetahui detailnya. Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai status para pihak yang diperiksa maupun kendaraan dinas yang terparkir di lokasi.