INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Gerry Wahyu Riyanto, menekankan pentingnya penguatan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, rasa aman menjadi fondasi penting dalam mendukung produktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi kota.

Gerry Wahyu Riyanto menilai keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan “Bersama Depok Maju”. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan tidak hanya menjadi kebutuhan dasar warga, tetapi juga faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen dalam memperkuat sistem keamanan wilayah, salah satunya melalui pengukuhan ratusan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Kota Depok.

“Fraksi Gerindra memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Depok atas komitmennya memperkuat sistem keamanan wilayah, termasuk dengan dikukuhkannya 630 anggota Satlinmas sebagai garda terdepan dalam menjaga ketenteraman masyarakat,” ujar Gerry Wahyu Riyanto saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Ia menilai pengukuhan ratusan anggota Satlinmas tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial di tingkat lingkungan sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, keberadaan Satlinmas juga diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan berbasis kewilayahan sehingga berbagai potensi gangguan ketertiban dapat diantisipasi sejak dini.

Gerry juga mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan peran Satpol PP serta Satlinmas melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan fasilitas operasional.

Menurutnya, pelatihan berkelanjutan serta pendekatan yang humanis perlu dilakukan agar kehadiran aparat keamanan dapat dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Selain itu, ia juga mendorong pengembangan sistem keamanan lingkungan berbasis teknologi melalui penguatan program siskamling terpadu.

“Revitalisasi sistem keamanan lingkungan dapat dilakukan dengan dukungan teknologi seperti grup komunikasi terintegrasi, panic button lingkungan, serta koordinasi cepat dengan aparat kewilayahan,” katanya.

BACA JUGA:  Dari Janji ke Bukti, Edi Masturo Soroti Terobosan Pendidikan Depok Era Supian Suri

Ia juga menyoroti pentingnya implementasi bertahap Depok Integrated Security System (DISS) yang mengintegrasikan kamera pengawas (CCTV), command center, serta data keamanan wilayah secara terpusat.

Selain penguatan teknologi keamanan, Gerry juga mengusulkan program zona aman kecamatan dengan indikator kinerja yang terukur, seperti peningkatan rasa aman warga, optimalisasi penerangan jalan umum, serta penguatan partisipasi masyarakat.

Ia juga mendorong keterlibatan pemuda dan komunitas melalui kegiatan edukasi hukum, literasi digital, serta berbagai aktivitas positif guna mencegah kenakalan remaja.

Menurut Gerry, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kota yang aman dan kondusif.

“Dengan penguatan sistem keamanan terpadu serta dukungan masyarakat, kami optimistis Kota Depok dapat menjadi kota yang semakin aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warganya,” ujar Gerry.