INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok mendorong penguatan peran posyandu agar tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mencakup pendidikan serta pengawasan lingkungan. Hal tersebut disampaikan dalam peresmian Gedung Posyandu se-Kecamatan Bojongsari di Posyandu RW 013, Kelurahan Bojongsari, Kota Depok, Senin (9/3/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Depok menyampaikan bahwa keberadaan posyandu memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga.
Menurutnya, pembangunan posyandu yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk partisipasi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan.
“Atas kegiatan hari ini kita patut bersyukur karena warga Bojongsari memiliki inisiatif membangun posyandu sebagai wadah pelayanan masyarakat, khususnya bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan posyandu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi sarana pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Depok juga menilai keberadaan posyandu memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, serta memiliki karakter yang baik.
“Karena tanggung jawab kita bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga bagaimana menyiapkan generasi hebat di masa depan, generasi yang sehat, pintar, dan memiliki adab serta etika,” katanya.
Wali Kota Depok menjelaskan bahwa saat ini posyandu diharapkan tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan. Posyandu juga diarahkan untuk menjalankan berbagai layanan masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dengan konsep tersebut, posyandu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat sekaligus menjadi pusat kegiatan sosial di lingkungan.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 1.083 posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan jumlah rukun warga (RW) yang mencapai 928 RW.
Hal ini menunjukkan bahwa beberapa wilayah bahkan memiliki lebih dari satu posyandu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain layanan kesehatan, posyandu juga diharapkan dapat mendukung pendidikan anak usia dini serta memperhatikan kondisi lingkungan masyarakat.
Pemerintah Kota Depok juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta per RW untuk mendukung berbagai program pembangunan masyarakat, termasuk penguatan layanan posyandu.
Melalui penguatan peran posyandu tersebut, Pemkot Depok berharap dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, serta memiliki masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan