INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Survei Media Survei Nasional (Median) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 71,8 persen. Hasil ini mencerminkan penilaian mayoritas responden terhadap kinerja pemerintah saat ini.

Survei tersebut dilaksanakan pada 30 Maret hingga 7 April 2026 dengan melibatkan 1.300 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner di media sosial dengan target pengguna aktif berusia 17 hingga 60 tahun.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyampaikan, mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah dalam periode pengambilan data tersebut.

“Tingkat kepuasan cukup mayoritas, yakni 71,8 persen,” ujar Rico dalam paparannya, Rabu (15/4/2026).

Ia merinci, sebanyak 71,8 persen responden menyatakan puas, 23,7 persen tidak puas, dan 4,5 persen tidak menjawab atau tidak mengetahui.

Median menyebut metode pengumpulan data dilakukan secara daring melalui media sosial, sehingga berbeda dengan survei tatap muka dan tidak menggunakan konsep margin of error seperti pada metode konvensional.

Lebih lanjut, Rico mengungkapkan terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi tingkat kepuasan publik. Pertama, pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) dengan persentase 24,5 persen.

Kedua, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang disebut oleh 15,4 persen responden. Ketiga, upaya pemberantasan korupsi yang mendapat apresiasi dari 9,3 persen responden.

Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan program sosial masih menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam menilai kinerja pemerintah.

Secara keseluruhan, survei Median mencatat mayoritas publik memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Stabilitas harga, program sosial, dan upaya penegakan hukum menjadi faktor utama yang memengaruhi tingkat kepuasan tersebut. ***

BACA JUGA:  Koleksi Museum Bagawanta Kediri Rusak dan Hilang, Menbud Minta Dikembalikan