DEPOK, INDORAYA TODAY – Proyek Underpass Citayam semakin menunjukkan progres positif. Infrastruktur yang digadang-gadang menjadi solusi kemacetan sekaligus mengubah wajah kawasan perbatasan Depok-Bogor itu kini memasuki tahapan penting.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan pembangunan proyek strategis tersebut.

Perkembangan terbaru dibahas dalam rapat evaluasi yang digelar di Aula Sapa Saba, Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok, Kamis (4/6/2026).

Rapat itu mempertemukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Pemkot Depok, dan Pemkab Bogor.

Fokus pembahasan mencakup kesiapan pembebasan lahan, penyempurnaan dokumen perencanaan, hingga penyesuaian jadwal konstruksi.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan pembangunan Underpass Citayam yang ditandatangani pada Februari 2026 lalu.

Kepala Bappeda Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh pihak menjalankan tugas sesuai pembagian peran yang telah disepakati.

Dalam skema kerja sama itu, Pemkot Depok dan Pemkab Bogor bertanggung jawab menyiapkan proses pembebasan lahan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menangani pembangunan fisik underpass.

“Kita sedang mengevaluasi progres pelaksanaan peran masing-masing, termasuk kesiapan perencanaan pembebasan lahan dan penganggarannya,” kata Dedi, dikutip Minggu.

Menurut dia, proses pembebasan lahan berpotensi mulai dipersiapkan pada tahun ini.

Tahapan tersebut kemudian akan dilanjutkan melalui dukungan anggaran dalam APBD Tahun 2027.

Dedi juga mengungkapkan revisi Detail Engineering Design (DED) yang disusun Pemkot Depok telah mendapatkan persetujuan.

Dokumen itu akan menjadi dasar dalam pelaksanaan tahapan pembangunan berikutnya.

Ia menilai perkembangan proyek Underpass Citayam sejauh ini berjalan sesuai jalur yang direncanakan.

“Perkembangannya cukup positif. Mudah-mudahan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana sehingga pembangunan Underpass Citayam dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Pecah BKD Jadi BPKAD dan Bapenda, Target PAD Naik ke Rp3 Triliun

Kehadiran Underpass Citayam diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan di kawasan perbatasan Depok dan Bogor.

Tak hanya itu, proyek tersebut juga diyakini akan menjadi wajah baru konektivitas dan mobilitas warga di wilayah selatan Kota Depok.