INDORAYATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan peringatan serius terkait potensi bahaya di lokasi pembangunan jalan baru kawasan Batutulis, Bogor Selatan. Dalam tinjauan lapangan terbaru, Jenal menyoroti kondisi tebing penahan di atas underpass Stasiun Batutulis milik PT KAI yang dinilai sangat mengkhawatirkan.

Meski proyek pembangunan jalan baru segera dimulai seiring pengumuman pemenang lelang, Jenal menekankan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama di atas pembangunan fisik.

“Kondisinya cukup mengkhawatirkan. Saya lihat resapan airnya rembes dan turapnya mulai miring lagi,” ujar Jenal Mutaqin saat meninjau lokasi di Batutulis, Jumat (8/5/2026).

Sosok yang akrab disapa JM ini meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera mengundang kembali pihak PT KAI untuk berkoordinasi secara teknis. Menurutnya, pembangunan trase jalan baru harus dilakukan secara simultan dengan perbaikan infrastruktur penunjang di area stasiun agar tidak menimbulkan masalah baru di masa depan.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Wali, PT KAI harus kita undang. Harus ada sinergi antara pembangunan trase baru yang sedang kita kerjakan dengan perbaikan underpass yang saat ini kondisinya tidak aman,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi jika tebing tersebut tidak memungkinkan untuk diperbaiki secara cepat, Jenal mengusulkan opsi untuk membuka kembali akses perlintasan sebidang lama. Namun, skema yang ditawarkan adalah dengan memperlebar jalur tersebut agar lebih aman bagi kendaraan.

“Jika memang membahayakan, opsinya kembali ke akses lama tapi jalannya dilebarkan. Nanti Pak Wali akan berkoordinasi langsung dengan Dirjen PT KAI untuk mencari solusi terbaik,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya rembesan air yang cukup deras pada dinding tebing, disertai retakan yang terlihat jelas pada struktur beton. Jenal menegaskan pihaknya tidak ingin peresmian jalan baru nantinya justru dibayangi oleh risiko kecelakaan akibat kegagalan struktur tebing.

BACA JUGA:  Kejari Depok Musnahkan Ribuan Butir Ekstasi, Ganja, hingga Senjata Api Rakitan

Pemkot Bogor kini tengah mematangkan langkah-langkah pengamanan simultan agar akses transportasi di wilayah Bogor Selatan tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keamanan standar.