INDORAYATODAY.COM — Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor menggelar kegiatan jalan sehat bersama dengan mengelilingi Kebun Raya Bogor (KRB), Selasa (28/4/2026). Selain untuk menjaga kebugaran fisik, kegiatan ini menjadi sarana penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Kegiatan dimulai dari titik kumpul di Makopolresta Bogor Kota. Rombongan yang terdiri dari unsur pimpinan daerah tersebut berjalan kaki menyusuri Jalan Juanda menuju kawasan Kebun Raya Bogor dan kembali ke titik semula.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang hadir mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan sinergi antarinstansi ini. Menurutnya, komunikasi yang cair di tingkat pimpinan sangat krusial bagi kelancaran tata kelola pemerintahan di wilayah.

“Kami menyambut baik upaya memperkuat sinergi ini. Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh instansi dalam menjaga stabilitas kota,” ujar Jenal Mutaqin.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan bahwa olahraga bersama ini sengaja dirancang untuk membangun kesepahaman dalam pengelolaan masyarakat. Fokus utama dalam waktu dekat adalah menjaga kondusivitas menjelang agenda May Day pada 1 Mei mendatang.

“Kami mengajak seluruh unsur Forkopimda dalam kegiatan sinergi ini, terutama dalam menghadapi persiapan May Day besok. Momentum ini sangat efektif sebagai sarana komunikasi dan koordinasi lintas sektor,” jelas Rio.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Denny Mulyadi, Ketua DPRD Kota Bogor, serta Dandim 0606/Kota Bogor beserta jajarannya. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bogor tetap kondusif di tengah berbagai dinamika sosial yang ada.

BACA JUGA:  Jenal Mutaqin Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lewat Program Ayam Petelur

Di sela-sela kegiatan, koordinasi juga diarahkan pada penataan infrastruktur dan pelayanan publik. Sejumlah isu lokal seperti pengamanan perlintasan kereta api di wilayah rawan seperti Kebon Pedes, hingga sinergi dengan PT KAI, tetap menjadi bagian dari diskusi informal jajaran Forkopimda guna memberikan rasa aman bagi warga Bogor secara menyeluruh.