INDORAYATODAY.COM — Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses integrasi ekonomi dengan negara-negara berkembang. Saat ini, Indonesia sedang berada dalam tahap finalisasi proses internal untuk resmi bergabung menjadi anggota New Development Bank (NDB).

Menlu Sugiono menargetkan seluruh proses administratif dan penyelarasan regulasi domestik dapat rampung sebelum akhir tahun 2026 ini. Langkah strategis tersebut disampaikan langsung oleh Sugiono saat menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS yang berlangsung di New Delhi, India.

“Kami sedang memfinalisasi proses internal kami untuk bergabung dengan bank tersebut sebelum akhir tahun ini,” ujar Menlu Sugiono dalam forum internasional yang dihadiri para diplomat tinggi tersebut, Minggu (17/5/2026).

Indonesia, lanjut Sugiono, menyambut positif upaya penguatan dan perluasan keanggotaan institusi keuangan multilateral tersebut. Terlebih, NDB saat ini memiliki fokus yang sejalan dengan visi pembangunan nasional Indonesia, yakni memprioritaskan pembangunan infrastruktur berkelanjutan bagi negara-negara berkembang di kawasan Selatan Global (Global South), serta mendukung skema pinjaman menggunakan mata uang lokal (local currency transaction).

Sugiono menjelaskan, bergabungnya Indonesia ke dalam NDB bukan sekadar perluasan pergaulan internasional, melainkan sebuah kebutuhan taktis untuk mencari sumber pendanaan pembangunan yang baru. Institusi ini diharapkan mampu menjadi alternatif pembiayaan di luar lembaga keuangan Barat konvensional yang selama ini mendominasi.

Langkah ini juga menjadi bentuk diplomasi aktif Indonesia dalam mendorong perubahan peta ekonomi dunia yang lebih berkeadilan bagi negara-negara berkembang. “Karena sama-sama kita tahu bahwa sistem tata kelola global yang dewasa ini ada, harus direformasi,” kata Sugiono menegaskan.

BACA JUGA:  Tanggapan Menlu Sugiono Soal Atlet Israel Tampil di Jakarta