INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua TP Posyandu Kota Depok Siti Barkah Hasanah menargetkan Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, menjadi wilayah bebas anak putus sekolah melalui penguatan program Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Program tersebut diluncurkan di Posyandu Teratai, Rabu (20/5/2026), sebagai bagian dari transformasi fungsi posyandu yang kini tidak hanya fokus pada layanan kesehatan.
Perempuan yang akrab disapa Cing Ikah itu menjelaskan Posyandu 6 SPM kini mencakup sejumlah bidang pelayanan dasar masyarakat, termasuk pendidikan.
Menurut dia, keberadaan posyandu akan dimanfaatkan untuk mendata sekaligus membantu warga yang mengalami persoalan pendidikan, khususnya anak putus sekolah.
“Hari ini kami menyiapkan gerai Dinas Pendidikan bagi warga yang putus sekolah agar bisa disalurkan ke PKBM atau sekolah-sekolah,” ujar Ncing Ikah.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Depok ingin memastikan seluruh anak di wilayah Rangkapan Jaya Baru tetap memperoleh akses pendidikan.
Karena itu, Posyandu 6 SPM diharapkan dapat menjadi titik awal pendataan dan penanganan anak tidak sekolah di lingkungan warga.
“Insya Allah saya yakin Rangkapan Jaya Baru, anak tidak sekolah zero,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Depok turut membuka layanan informasi pendidikan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan sekolah formal maupun pendidikan nonformal.
Cing Ikah menilai keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kader posyandu, tokoh masyarakat, hingga pengurus lingkungan setempat.
Menurut dia, posyandu kini memiliki fungsi lebih luas sebagai pusat pelayanan dan pendataan persoalan sosial masyarakat.
Selain persoalan pendidikan, Posyandu 6 SPM juga akan membantu pendataan masalah lingkungan dan sosial lain, mulai dari stunting, rumah tidak layak huni, hingga persoalan infrastruktur lingkungan.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar berbagai persoalan sosial di lingkungan warga dapat lebih cepat ditangani pemerintah.
“Kader posyandu tugasnya hanya mencatat dan mendata apa yang menjadi laporan permasalahan di masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Depok berharap Posyandu 6 SPM mampu memperkuat penyelesaian persoalan sosial berbasis lingkungan, termasuk menekan angka anak putus sekolah. Rangkapan Jaya Baru ditargetkan menjadi wilayah percontohan dalam penerapan layanan posyandu terpadu di Kota Depok.

Tinggalkan Balasan