INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Puasa Tarwiyah menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak dijalankan umat Islam menjelang Idul Adha. Selain menahan lapar dan haus, terdapat sejumlah amalan lain yang dianjurkan untuk menambah pahala dan kekhusyukan selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap 8 Dzulhijjah atau sehari sebelum puasa Arafah. Mengutip NU Online, puasa sunnah ini memiliki keutamaan menghapus dosa selama satu tahun.

Selain menjalankan puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh lainnya di bulan Dzulhijjah.

Berikut sejumlah amalan yang dapat dilakukan saat puasa Tarwiyah:

1. Melaksanakan Puasa Tarwiyah

Amalan utama tentu menjalankan puasa sunnah Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah. Puasa dilakukan sebagaimana puasa sunnah pada umumnya, yakni dimulai sejak terbit fajar hingga waktu berbuka.

Ibadah ini menjadi salah satu bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT sekaligus melatih pengendalian diri.

2. Memperbanyak Tilawah Al-Quran

Membaca Al-Quran menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Dzulhijjah. Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah disebutkan, “Al-Qur’an adalah sebaik-baik zikir.”

Selain itu, Rasulullah SAW juga menyebut orang-orang yang dekat dengan Al-Quran sebagai keluarga Allah SWT dan golongan yang dekat dengan-Nya.

3. Memperbanyak Taubat

Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istigfar dan memohon ampun kepada Allah SWT di bulan penuh keutamaan ini.

Taubat dapat dilakukan dengan memperbanyak doa maupun melaksanakan shalat taubat sebagai bentuk penyesalan atas kesalahan yang pernah dilakukan.

4. Memperbanyak Dzikir

Dzikir menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama 10 hari pertama Dzulhijjah. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran Surat Al-Hajj ayat 28 mengenai anjuran menyebut nama Allah pada hari-hari tertentu.

Dzikir dapat dilakukan dengan membaca takbir, tahmid, tahlil, maupun istigfar.

BACA JUGA:  Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-15, Pahala Besar hingga Doa Malaikat Pemikul Arasy

5. Membaca Shalawat

Selain berdzikir kepada Allah SWT, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Membaca shalawat dinilai menjadi salah satu amalan yang dapat menambah kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengharap syafaatnya.

6. Bersedekah

Amalan lainnya yang dianjurkan adalah bersedekah sesuai kemampuan masing-masing.

Sedekah tidak selalu berbentuk materi, tetapi juga dapat berupa bantuan maupun kepedulian kepada sesama. Semangat berbagi ini juga sejalan dengan makna ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Bulan Dzulhijjah menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh. Selain puasa Tarwiyah, berbagai amalan seperti dzikir, membaca Al-Quran, hingga sedekah dapat menjadi cara untuk meraih pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. ***