INDORAYATODAY.COM, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mulai menyoroti persoalan kebersihan lingkungan dan ketertiban umum menjelang Idul Adha 2026.
Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meminta pengelolaan limbah kurban dilakukan secara higienis agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Abdul Harris Bobihoe saat memimpin apel pagi aparatur Pemerintah Kota Bekasi.
Dalam arahannya, Harris menegaskan pelaksanaan pemotongan hewan kurban harus berjalan tertib, aman, sehat, dan sesuai syariat Islam.
Ia meminta seluruh aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah, pengurus RW dan RT hingga pengelola lokasi pemotongan hewan kurban, memastikan area penyembelihan tetap bersih dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.
“Kepada para camat, lurah, RW dan RT serta pengelola tempat pemotongan, wajib hukumnya menyediakan sarana yang higienis dan mengelola limbah dengan benar,” ujar Harris Bobihoe.
Menurut dia, limbah kurban yang tidak ditangani dengan baik berpotensi memunculkan persoalan serius, terutama jika bercampur dengan genangan air maupun saluran drainase yang tidak lancar.
“Pastikan drainase di sekitar area penyembelihan bersih, karena limbah kurban yang bercampur dengan genangan air akan menjadi persoalan yang serius,” katanya.
Selain itu, Harris juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menyiagakan armada kebersihan untuk membantu proses pembersihan limbah pasca penyembelihan hewan kurban.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Bekasi juga menyoroti penggunaan trotoar dan fasilitas umum yang kerap dipakai sebagai lokasi penjualan hewan kurban.
Harris meminta Satpol PP bersama aparatur wilayah lebih aktif melakukan pengawasan dan penertiban di lapangan.
Menurut dia, penggunaan trotoar sebagai lapak hewan kurban dapat mengganggu kenyamanan pejalan kaki hingga memicu kemacetan lalu lintas.
Karena itu, penataan lokasi penjualan hewan kurban dinilai perlu dilakukan agar aktivitas masyarakat menjelang Idul Adha tetap berjalan tertib.
Selain membahas persiapan Idul Adha, Harris juga menyampaikan pemerintah daerah saat ini masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan Fly Over Bulak Kapal serta perbaikan fasilitas stasiun.
Pemkot Bekasi berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan aman dan tertib tanpa menimbulkan persoalan lingkungan maupun gangguan ketertiban umum. Seluruh aparatur wilayah diminta aktif melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan