INDORAYATODAY.COM — Klub yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia (Djarum Group), Como 1907, berhasil mencetak sejarah luar biasa. Skuad berjuluk I Lariani tersebut dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan setelah membantai tuan rumah Cremonese dengan skor telak 4-1 pada laga pamungkas Liga Italia Serie A 2025/2026 di Stadio Giovanni Zini, Senin (25/5/2026) dini hari WIB.

Pesta pora Como semakin sempurna menyusul kekalahan AC Milan di San Siro. Hasil tersebut mengunci posisi Como di zona empat besar klasemen akhir, sekaligus membuat mereka unggul head-to-head. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi nestapa bagi Cremonese yang diperkuat kiper keturunan Indonesia, Emil Audero, karena mereka resmi terdegradasi ke Serie B musim depan.

Jalannya Pertandingan

Bermain di bawah tekanan tinggi, Como baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-36. Berawal dari aksi individu Assane Diao di sisi kiri, ia mengirimkan umpan silang yang memicu kemelut di depan gawang Cremonese. Sapuan yang kurang sempurna dari bek lawan langsung disambar oleh Jesus Rodriguez untuk menaklukkan Emil Audero. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tim asuhan Como langsung tancap gas. Pada menit ke-51, giliran Jesus Rodriguez yang mengirimkan umpan matang ke tiang jauh yang sukses diselesaikan dengan sempurna oleh Anastasios Douvikas. Como menjauh 2-0.

Cremonese sempat asa pada menit ke-55 setelah dihadiahi penalti akibat pelanggaran Jacobo Ramon terhadap Jamie Vardy. Federico Bonazzoli yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Namun, momentum tuan rumah runtuh di menit ke-70. Pemain Cremonese, Alberto Grassi, diganjar kartu merah langsung setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR) sekaligus membuahkan penalti bagi Como. Lucas Da Cunha yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-74, mengubah skor menjadi 3-1.

BACA JUGA:  John Herdman: Keberagaman Adalah Kekuatan Utama Skuad Garuda

Tujuh menit berselang, Da Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang asal Prancis tersebut melepaskan tembakan keras mendatar ke tiang dekat yang mengecoh kiper lawan, sekaligus mengunci kemenangan telak Como menjadi 4-1. Como bahkan sempat mencetak gol kelima melalui Sergi Roberto, namun dianulir karena Alvaro Morata sudah berdiri dalam posisi offside.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-1 tetap bertahan. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Como 1907 yang untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub akan berkompetisi di panggung tertinggi antarklub Eropa, Liga Champions.