INDORAYATODAY.COM — Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen paling mulia bagi umat Muslim di seluruh dunia. Menjelang hari besar tersebut, pertanyaan mengenai jam berapa sholat Idul Adha dilaksanakan kerap muncul di tengah masyarakat agar tidak salah waktu atau tertinggal jamaah.

Berbeda dengan sholat fardhu yang memiliki batasan waktu ketat, sholat Id memiliki rentang waktu yang lebih fleksibel. Namun, terdapat batas awal, waktu terbaik berdasarkan sunnah, serta batas akhir pelaksanaan yang perlu dipahami demi keabsahan ibadah.

Secara syariat, waktu sholat Idul Adha dimulai ketika matahari telah naik setinggi tombak, atau sekitar 15 hingga 20 menit setelah matahari terbit (syuruq). Di Indonesia, waktu awal ini umumnya jatuh pada kisaran pukul 06.00 hingga 07.00 pagi, tergantung pada letak geografis dan musim di masing-masing wilayah.

Umat Muslim dilarang mendirikan sholat Id sebelum matahari naik dengan sempurna. Hal ini merujuk pada larangan syariat untuk melaksanakan sholat tepat saat matahari terbit, tepat di puncaknya (istiwa), dan tepat saat terbenam.

Mengenai waktu terbaiknya, Rasulullah SAW menganjurkan agar sholat Idul Adha dilaksanakan lebih awal dibandingkan sholat Idul Fitri. Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ menyebutkan bahwa waktu terbaik sholat Idul Adha adalah sesegera mungkin setelah waktu yang dibolehkan masuk tanpa perlu menunda terlalu lama.

Hikmah di balik pelaksanaan yang lebih pagi ini adalah agar umat Muslim memiliki waktu yang lebih longgar untuk segera menyembelih hewan kurban setelah sholat Id selesai. Di berbagai masjid dan lapangan di Indonesia, sholat Idul Adha umumnya dimulai antara pukul 06.30 hingga 08.00 pagi.

BACA JUGA:  Catat Waktunya! Gerhana Bulan Total Bisa Dinikmati di Seluruh Indonesia