INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Madagaskar secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk memperdalam hubungan bilateral sekaligus menimba ilmu dari Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Madagaskar, Alice N’diaye, saat menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu RI Sugiono di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Madagaskar menilai Indonesia memiliki rekam jejak pengalaman diplomasi dan pertumbuhan ekonomi yang sangat berharga sebagai sesama negara Global South. Dukungan nyata dari Jakarta dianggap mampu mendongkrak visibilitas Madagaskar di panggung ekonomi internasional.

“Dalam hal ini, pengalaman Indonesia dan dukungan diplomatiknya akan menjadi aset yang sangat berharga untuk meningkatkan visibilitas Madagaskar,” ungkap Menlu Alice N’diaye.

Sebagai bentuk keseriusan, Madagaskar berkomitmen untuk membuka misi diplomatik atau kedutaan besar baru di Jakarta dalam waktu dekat. Kehadiran fisik perwakilan resmi tersebut diyakini akan menjadi pintu gerbang strategis guna mempermudah akses Madagaskar masuk ke pasar ASEAN dan Asia Pasifik.

Di sisi lain, Indonesia menyambut baik langkah tersebut dan memanfaatkan momentum ini untuk membidik pasar Afrika secara lebih agresif melalui penguatan kemitraan dengan badan-badan regional di benua hitam.

Menlu RI Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia berkomitmen penuh untuk memperluas ekspansi dan keterlibatan ekonominya di kawasan Afrika.

“Indonesia berkomitmen untuk memperdalam keterlibatannya dengan Afrika melalui kemitraan yang lebih kuat dengan badan-badan regional Afrika,” tegas Menlu Sugiono.

Selain memperkuat sektor diplomasi makro, pertemuan kedua menteri luar negeri ini juga aktif membahas kolaborasi konkret terkait isu krusial, yakni ketahanan pangan dan energi.

Salah satu program yang akan dikebut dalam waktu dekat adalah pertukaran teknologi di bidang energi bersih (clean energy). Langkah ini diharapkan menjadi katalisator yang mempercepat realisasi investasi di berbagai sektor produktif.

BACA JUGA:  75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Rusia Sepakat Junjung Kedaulatan dan Penyelesaian Damai Konflik

Kedua negara optimistis bahwa penguatan kemitraan strategis ini akan membawa keuntungan nyata dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara.